Jangan Asal, Begini Cara Cepat dan Tepat Berikan Pertolongan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 17 Maret 2022 | 11:12 WIB
Jangan Asal, Begini Cara Cepat dan Tepat Berikan Pertolongan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
ilustrasi kecelakaan. [Envato Elements]

Suara.com - Seringkali kondisi darurat datang tak mengenal waktu. Dalam situasi gawat darurat tersebut banyak orang panik untuk bisa menyelamatkan korban.

Terbatasnya waktu untuk menyelamatkan korban gawat darurat menyebabkan perlunya penanganan yang cepat, tepat, dan cermat sesuai standar.

Untuk perlu tetap tenak dan mengetahui metode DRS untuk pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas yang disampaikan oleh dr. Masni Meria Silalahi selaku Head of Emergency di Siloam Hospitals Jambi.

Danger: Pastikan Lingkungan Sekitar Jauh dari Bahaya

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas di jalan raya. [KlikKaltim.com]
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas di jalan raya. [KlikKaltim.com]

Pada saat terjadi kecelakaan dan kita hendak menolong, pastikan lingkungan sekitar dalam kondisi yang aman. Jika kecelakaan terjadi di tengah jalan raya, tindakan sementara yang dapat dilakukan adalah dengan mengalihkan arus lalu lintas. Akan lebih baik lagi jika ada pihak berwajib yang mengatur lalu lintas agar korban kecelakaan tetap terjaga di posisinya.

“Pertolongan pertama tidak bisa dilakukan selama kita sendiri berisiko menjadi korban kecelakaan susulan. Jika ingin menolong, pastikan dulu lingkungan aman dan jauh dari bahaya.” Ucap dr. Masni dalam sesi edukasi pertolongan pertama korban kecelakaan via Zoom.

Response: Cek Respon Korban Kecelakaan

Cara paling mudah untuk mengetahui kondisi korban adalah dengan menepuk bahu dan menanyakan namanya. Jika korban masih bisa menjawab, berarti korban berada dalam kondisi yang sadar. Namun, apabila tidak ada jawaban dari korban, maka perlu tindakan lebih lanjut dari pihak medis untuk membantu menyadarkan korban.

Selama menangani korban kecelakaan gawat darurat, dr. Masni umumnya sering menemui kasus trauma di leher. Kasus tersebut sangat krusial dan berisiko menimbulkan cedera susulan apabila ditangani dengan cara yang salah. Secara lebih serius, dr. Masni mengungkapkan bahwa trauma di leher juga dapat mengakibatkan kelumpuhan.

baca juga

“Untuk penanganan pada leher, biasanya membutuhkan dua orang. Satu orang memegang sisi kepala belakang dengan lurus, satu orang lainnya menstabilkan posisi kepala bagian depan. Pastikan leher tampak lurus. Itu saja tugasnya, kemudian tunggu hingga petugas medis datang.”

Send for Help: Segera Hubungi Pihak Medis

Tindakan menyelamatkan korban kecelakaan gawat darurat harus dilakukan secara cepat. Hal yang sangat penting bagi penolong adalah dapat mengirimkan bantuan secepat mungkin. Maka dari itu, segera hubungi ambulans rumah sakit terdekat supaya korban mendapatkan penanganan yang tepat sesuai standar. Penolong dapat juga menelepon melalui 1-500-911 untuk mendapatkan ambulans dari Siloam Hospitals terdekat.

Sembari menunggu pihak medis, pastikan korban tidak sendirian. Lindungi korban dari terik matahari dan air hujan. Selain itu, ada beberapa tindakan yang dapat mengurangi cedera lebih parah pada korban. Pertama, sebisa mungkin biarkan korban tetap berada di posisinya dengan penjagaan dari orang sekitar.

Memindahkan korban ke tempat lain dapat meningkatkan cedera yang lebih parah. Kedua, jika korban sedang memakai helm, lebih baik tidak dilepaskan, biarkan pihak medis yang menangani hal tersebut. Ketiga, hindari memberi makan dan minum untuk mengurangi risiko tersedak dan cedera lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkot Terbalik di Tol Tangerang Merak, Sopir dan 13 Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit Serang

Angkot Terbalik di Tol Tangerang Merak, Sopir dan 13 Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit Serang

Banten | Rabu, 16 Maret 2022 | 16:14 WIB

Detik-detik Bus Terbalik di Sibolangit Sumut, Penumpang Menjerit Histeris

Detik-detik Bus Terbalik di Sibolangit Sumut, Penumpang Menjerit Histeris

Sumut | Selasa, 15 Maret 2022 | 22:45 WIB

Tabrak Angkot Gara-gara Lawan Arah, Pengendara Motor Tewas di Jalan Baru Bogor

Tabrak Angkot Gara-gara Lawan Arah, Pengendara Motor Tewas di Jalan Baru Bogor

Bogor | Selasa, 15 Maret 2022 | 19:27 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×