Mengenal Racun Novichok, Ini 5 Gejala yang Terjadi setelah Terpapar!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 17 Maret 2022 | 13:21 WIB
Mengenal Racun Novichok, Ini 5 Gejala yang Terjadi setelah Terpapar!
Ilustrasi racun [Shutterstock/pzAxe]

Suara.com - Korban Novichok, Dawn Sturgess akan menjadi pusat penyelidikan publik mulai 17 Maret 2022 ini. Karena, para pejabat berupaya memahami ia terpapar dan dibunuh oleh agen saraf Rusia.

Mantan hakim Mahkamah Agung, Lord Hughes dari Ombersley akan mengawasi penyelidikan, yang bertujuan untuk mengungkap peristiwa keracunan Novichok.

Sejauh ini, pihak berwenang yakin dia dan pasangannya, Charlie Rowley sempat kontak dengan botol yang berisi Novichok, yang digunakan dalam upaya membunuh mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal.

Novichok pertama kali muncul pada abad ke-20 antara 1971 dan 1993 di Rusia, di mana para ilmuwan menciotakan racun ini versi padat, cair dan bubuk.

Pemerintah Rusia telah membantan kalau dirinya memproduksi atau meneliti agen dengan Novichok. Para pejabat percaya saat ini ada 5 jenis Novichok.

Ilustrasi racun [Envato]
Ilustrasi racun [Envato]

Bahan kimian ini bekerja dengan memblokir pesan saraf ke otot, yang menyebabkan fungsi tubuh gagal dengan cepat.

Paparan bahan kimia ini bisa mengakibatkan henti napas dan henti jantung saat bekerja di seluruh tubuh, seringkali dengan efek yang bertahan lama bagi mereka yang pulih.

Novichok menyebabkan efek dari otak ke mata, paru-paru, dan akhirnya jantung dan sistem pencernaan.

Menurut dokter dilansir dari Express, gejala awal yang diamati pada mata sebagai miosis, di mana pupil dapat menyempit secara berlebihan.

Kemudian, ini akan menyerang paru-paru dengan mengi dan sesak napas saat terisi cairan. Keracunan Novichok juga memicu reaksi jantung yang berlebihan dan kurang reaksi.

Orang-orang mungkin melihat tekanan darah mereka meningkat secara tidak biasa pada awalnya, dengan detak jantung mereka yang berpacu baik.

Tapi, tekanan darah juga bisa menurun rendah bersamaan dengan detak jantung mereka. Seiring waktu, paparan Novichok juga menyerang sistem pencernaan yang mengakibatkan mual dan muntah.

Karena, bahan kimia ini mempengaruhi otak. Sehingga, korban mungkin juga mengalami kejang-kejang dan kehilangan kesadaran.

Pada akhirnya, paparan racun Novichok bisa membuat orang koma hingga meninggal dunia pada beberapa kasus.

Meskipun lebih kuat, gejala paparan Novichok mirip dengan yang disebabkan oleh agen saraf lainnya. Satu-atunya cara melawan keracunan Novichok melalui dua penangkal, yakni atroponin dan anthene yang menghentikan zat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santap Telur Ikan Berujung Petaka, Sekeluarga di Tuban Keracunan, Satu Korban Meninggal

Santap Telur Ikan Berujung Petaka, Sekeluarga di Tuban Keracunan, Satu Korban Meninggal

Jatim | Minggu, 13 Maret 2022 | 22:47 WIB

Tes Virus Corona Covid-19 Mandiri Bisa Sebabkan Keracunan, Ini Alasannya!

Tes Virus Corona Covid-19 Mandiri Bisa Sebabkan Keracunan, Ini Alasannya!

Health | Minggu, 13 Maret 2022 | 18:11 WIB

Gas Beracun Geodipa Energi Dieng Tewaskan 1 Orang Pekerja, BPBD Banjarnegara: Bukan Meledak tapi Bocor

Gas Beracun Geodipa Energi Dieng Tewaskan 1 Orang Pekerja, BPBD Banjarnegara: Bukan Meledak tapi Bocor

Jawa Tengah | Sabtu, 12 Maret 2022 | 21:47 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB