Bagaimana Cara Mengobati Saraf Kejepit? Beberapa Perawatan Ini Bisa Membantu

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 17 Maret 2022 | 16:10 WIB
Bagaimana Cara Mengobati Saraf Kejepit? Beberapa Perawatan Ini Bisa Membantu
Ilustrasi gambar mengobati saraf kejepit. (freepik)

Suara.com - Saraf kejepit terjadi ketika jaringan lunak di tubuh memberikan terlalu banyak tekanan pada saraf dan membatasi kemampuannya untuk berfungsi dengan baik. Tulang, otot, tendon, ligamen, dan tulang rawan semuanya dapat menekan saraf, menyebabkan iritasi, peradangan, dan nyeri. Adapun cara mengobati saraf kejepit akan dibahas di sini.

Diketahui, tempat paling umum untuk saraf terjepit berkembang adalah di punggung bawah dan leher, di mana akar saraf keluar dari kanal tulang belakang dan mengirimkan sensasi ke area lain di tubuh Anda. Perlu perawatan yang tepat untuk mengobatinya.

Perawatan saraf terjepit inu difokuskan untuk mengurangi gejala dan mencegahnya agar tidak memburuk. Ada beberapa strategi perawatan yang akan membantu Anda dalam mengobati saraf kejepit. Melansir dari situs Very Well Health, Kamis (17/3/2022), adapun cara perawatannya yaitu seperti berikut ini.

1. Penyesuaian Gaya Hidup

Menghindari gerakan yang akan memperparah saraf terjepit biasanya sangat dianjurkan. Untuk kasus ringan, dapat diatasi dengan mengistirahatkan tangan dan lengan Anda dan/atau mengenakan penyangga sementara. Jika kenaikan berat badan adalah penyebab saraf terjepit, menurunkan berat badan dapat meredakan gejalanya. 

2. Obat-obatan

Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti Advil (ibuprofen) sering digunakan untuk mengatasi rasa sakit yang disebabkan oleh peradangan di sekitar saraf. Steroid dapat digunakan secara oral (melalui mulut) atau dengan suntikan untuk mengurangi peradangan di sekitar saraf yang terkompresi.

Ilustrasi gambar saraf kejepit. (freepik)
Ilustrasi gambar saraf kejepit. (freepik)

3. Terapi fisik

Terapi fisik seperti latihan dan strategi khusus untuk mencegah cedera gerakan berulang, sering digunakan sebagai pengobatan awal untuk meredakan nyeri dan membantu mengurangi efek saraf terjepit. Anda bisa menggunakan metode traksi serviks.

Traksi serviks adalah teknik di mana kepala ditarik dengan lembut untuk meregangkan leher. Hal ini dapat dilakukan oleh ahli terapi fisik, baik menggunakan tangan atau alat khusus. Traksi serviks dapat membuka ruang di mana saraf keluar dari sumsum tulang belakang.

4. Opsi Pelengkap dan Alternatif

Terapi pijat atau akupunktur juga bisa jadi aleternatif untuk mengobati rasa sakit karena saraf terjepit. Anda juga bisa menggunakan metode TENS (stimulasi saraf listrik transkutan) yang dapat mengurangi rasa sakit karena saraf terjepit. TENS adalah perangkat kecil dengan elektroda yang menerapkan impuls listrik ringan ke area yang menyakitkan.

Demikian informasi mengenai cara mengobati saraf kejepit yang penting untuk diketahui. Jika beberapa cara di atas sudah dilakukan namun belum ada hasil memuaskan, dokter mungkin akan menyarankan untuk melakukan metode pembedahan atau operasi. Mari tetap jaga kesehatan dengan selalu menerapkan gaya hidup sehat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saraf Kejepit: Ketahui Penyebab, Gejala hingga Pencegahannya

Saraf Kejepit: Ketahui Penyebab, Gejala hingga Pencegahannya

Health | Kamis, 17 Maret 2022 | 15:58 WIB

Raffi Ahmad Mendadak Dilarikan ke Rumah Sakit Gegara Kecetet, Penyakit Apa Sih Itu?

Raffi Ahmad Mendadak Dilarikan ke Rumah Sakit Gegara Kecetet, Penyakit Apa Sih Itu?

Health | Kamis, 17 Maret 2022 | 15:55 WIB

Hentikan Kebiasaan Kretek Leher, Dokter Ungkap Bahaya yang Mengancam!

Hentikan Kebiasaan Kretek Leher, Dokter Ungkap Bahaya yang Mengancam!

Health | Kamis, 17 Maret 2022 | 09:25 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB