Ingin Terus Makan Walau Sudah Kenyang? Bisa Jadi Merupakan Indikasi 4 Masalah Medis: Salah Satunya Diabetes

Kamis, 17 Maret 2022 | 18:00 WIB
Ingin Terus Makan Walau Sudah Kenyang? Bisa Jadi Merupakan Indikasi 4 Masalah Medis: Salah Satunya Diabetes
Ilustrasi lapar [shutterstock]

Suara.com - Bagi beberapa orang, rasa lapar sangat sulit diabaikan. Bahkan, ada orang yang tidak bisa berhenti makan walau sudah kenyang.

Instruktur klinis di Harvard Medical School, Monique Tello, mengatakan bahwa kelaparan itu rumit dan dapat memiliki banyak pemicu yang berbeda.

"Salah satunya adalah hormonal, jadi hormon seseorang, terutama ghrelin atau hormon usus, dapat memiliki efek stimulasi pada sensasi lapar dan nafsu makan," ujar Tello, dilansir Today.

Penulis 'Healthy Habits for Your Heart' ini mengatakan bahwa sinyal tersebut lebih bersifat psikologis.

"Dan ini biasanya menjadi pemicu rasa lapar orang-orang," sambungnya.

Ilustrasi Lapar dan Makan. (Pexels//George Milton)
Ilustrasi Lapar dan Makan. (Pexels//George Milton)

Alasan medis selalu merasa lapar

"Orang yang merasa sangat lapar sepanjang waktu dan tidak dapat menambah berat badan atau kehilangan berat badan harus mengunjungi dokter," jelas Tello.

Berikut beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan rasa lapar konstan atau berlebihan (polifagia):

1. Hopertiroidisme

Baca Juga: Pebalap MotoGP Alessandro Zaccone Terciduk Makan Nasi Putih Lauk Nasi Goreng, Publik: Siapa yang Ngajarin?

Ketika tiroid terlalu aktif, tubuh dan metabolisme seseorang semuanya meningkat. Selain lapar, penderita juga menunjukkan gejala gelisah, gemetar, dan jantung berdebar kencang.

2. Diabetes

Penderita diabetes tipe 1 kehilangan kemampuan untuk membuat insulin sehingga tubuh mereka tidak dapat memproses gula.

“Mereka biasanya mengatakan kepada saya: Saya makan dan makan, berat badan saya turun dan saya merasa tidak enak badan,” kata Tello.

Kelaparan juga bisa menjadi gejala diabetes tipe 2, di mana tubuh resisten terhadap insulin.

3. Kerusakan pada hipotalamus

Bagian otak ini membantu mengatur perasaan nafsu makan dan kenyang.

Jika rusak karena tumor atau trauma kepala, dapat menyebabkan rasa lapar yang tidak terkendali dan obesitas hipotalamus.

4. Pengobatan

Obat-obatan seperti prednison, steroid kortikosteroid yang biasa digunakan sebagai obat anti-inflamasi atau imunosupresan, juga dapat meningkatkan rasa lapar.

Demikian juga beberapa terapi hormon untuk wanita yang sedang mengalami menopause.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI