Ruang Hijau Mengurangi Risiko Terkena Stroke hingga 16%, Begini Penjelasannya

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 18 Maret 2022 | 17:19 WIB
Ruang Hijau Mengurangi Risiko Terkena Stroke hingga 16%, Begini Penjelasannya
Ilustrasi Taman di Wina, Austria. (Pixabay.com/danielavaskova)

Suara.com - Bergembiralah bagi Anda yang tinggal di dekat ruang hijau. Sebuah riset baru menunjukkan adanya hubungan antara ruang hijau dengan pengurangan risiko terkena stroke.

Dalam studi baru ini, dilansir Science Alert, risiko orang yang tinggal di dekat ruang hijau (berjarak 300 meter)berkurang sebesar 16% untuk terkena stroke.

Data diambil dari sistem perawatan kesehatan publik yang mencakup lebih dari 3,5 juta orang dewasa di wilayah Catalonia, Spanyol. Data dikumpulkan sepanjang tahun 2016 dan 2017.

Peneliti mencatat bahwa ruang hijau memang bukan penyebab langsung berkurangnya risiko stroke, tetapi kedua hubungan tersebut cukup kuat untuk menjamin penelitian lebih lanjut.

"Studi ini menunjukkan pentingnya faktor penentu lingkungan da;am risiko stroke," jelas ahli saraf Carla Avellaneda, dari IMIM-Hospital del Mar di Barcelona, Spanyol.

Taman Kota Surabaya bakal ditutup untuk cegah Covid-19 [Foto: Antara]
Ilustrasi ruang hijau [Foto: Antara]

Ruang hijau dan alam memang dapat meningkatkan kesehatan dalam beberapa cara, yakni dengan mengurangi stres, sebagai sarana berolahraga, dan meningkatkan kesehatan mental.

"Tampaknya ada juga beberapa efek baik pada risiko penyakit cerebrovascular," sambungnya.

Penyakit cerebrovascular meliputi semua penyakit pada pembuluh darah di otak, terutama arteri otak. Salah satuny stroke.

Menurut peneliti, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan daripada hanya tanaman hijau. Misalnya polutan.

Studi sebelumnya menemukan bahwa paparan tinggi terhadap tiga polutan udara, yakni nitrogen dioksida (NO 2 ), partikel di bawah 2,5 mikron (PM2,5), dan partikel jelaga, terkait dengan peningkatan risiko stroke.

Jadi, penelitian lebih lanjut harus melihat secara tepat mengapa ruang hijau di suatu daerah nampaknya berperan dalam penurunan risiko stroke bagi penduduk sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Baru: Dekat dengan Ruang Hijau Dapat Mengurangi Gejala PMS, Baik Fisik & Psikologis

Studi Baru: Dekat dengan Ruang Hijau Dapat Mengurangi Gejala PMS, Baik Fisik & Psikologis

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 13:26 WIB

Kurangi Risiko Covid-19, Begini Rekomendasi Tata Ruang Hijau yang Baik

Kurangi Risiko Covid-19, Begini Rekomendasi Tata Ruang Hijau yang Baik

Health | Rabu, 28 April 2021 | 12:30 WIB

Teduhnya Ruang Hijau Jakarta, Bisa untuk Main hingga Kawasan Resapan Air

Teduhnya Ruang Hijau Jakarta, Bisa untuk Main hingga Kawasan Resapan Air

News | Minggu, 27 Oktober 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB