Studi Baru Menunjukkan Dampak Bekerja Shift, dari Memori Kerja yang Buruk hingga Fokus Visual yang Rendah

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 19 Maret 2022 | 13:43 WIB
Studi Baru Menunjukkan Dampak Bekerja Shift, dari Memori Kerja yang Buruk hingga Fokus Visual yang Rendah
Ilustrasi bekerja di rumah.[pexels.com/Ketut Subiyanto]

Suara.com - Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa kerja shift terkait dengan memori kerja yang lebih buruk dan kecepatan pemrosesan mental yang lebih lambat.

Ini juga terkait dengan tingkat kedewasaan dan fokus visual serta kemampuan mengontrol impuls dan respons situasional yang lebih rendah.

Hal itu berpotensi meningkatkan risiko cedera dan kesalahan di tempat kerja, lapor Times of India.

Tidak hanya itu, bekerja shift juga berkaitan dengan masalah kesehatan serius sebagai akibat dari jam internal (ritme sirkadian) yang tidak sejalan dengan siklus terang-gelap secara normal.

Masalah kesehatan yang dimaksud adalah gangguan tidur, penyakit kardiovaskular, obesitas, diabetes, gangguan mood, dan penyalahgunaan zat.

Ilustrasi bekerja (pexels / Yan Krukov).
Ilustrasi bekerja (pexels / Yan Krukov).

Untuk mencapai hasil tersebut, ilmuwan menjelajahi database penelitian untuk studi yang mencari tahu dampak kerja shift pada kinerja kognitif orang dewasa.

Secara keseluruhan, sebanyak 18 studi yang terbit antara 2005 hingga 2020 melihatkan 18.802 peserta dengan usia rata-rata 35 tahun.

Mereka menemukan kecepatan pemrosesan, memori kerja, kewaspaan, kontrol impuls dan respons situaional (kontrol kognitif), kemampuan untuk menyaring isyarat visual dan kemampuan untuk secara sadar berpindah antar tugas, menjadi rendah.

"Penurunan kinerja neurobehavioural pada pekerja shift mungkin memainkan peran penting," jelas peneliti.

baca juga

Menurut mereka, bentuk pencegahan seperti tidur siang, rencana pemulihan, dan pemantauan secara rutin, harus dipromosikan untuk meminimalkan risiko kesehatan.

Meskipun ini adalah analisis data gabungan pertama yang melihat dampak kerja shift pada berbagai aspek fungsi otak, peneleiti mengakui masih ada ketebatasan.

Studi ini dipublikasikan di jurnal Occupational & Environmental Medicine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemnaker Sosialisasikan Penerapan SUSU bagi Pegawai dengan Masa Kerja di atas 1 Tahun

Kemnaker Sosialisasikan Penerapan SUSU bagi Pegawai dengan Masa Kerja di atas 1 Tahun

Bisnis | Sabtu, 19 Maret 2022 | 08:34 WIB

Banyak Peraturan Daerah Kota Cimahi yang Berbenturan dengan UU Cipta Kerja, Pemkot: 93 Perda Bakal Dicabut

Banyak Peraturan Daerah Kota Cimahi yang Berbenturan dengan UU Cipta Kerja, Pemkot: 93 Perda Bakal Dicabut

Jabar | Jum'at, 18 Maret 2022 | 16:40 WIB

Tingkatkan Penerapan K3 dan Kualitas SDM, Kemnaker dan PPNS Jalin Kerja Sama

Tingkatkan Penerapan K3 dan Kualitas SDM, Kemnaker dan PPNS Jalin Kerja Sama

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2022 | 16:18 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×