Bayi Perempuan Lebih Rentan Alami Infeksi Saluran Kencing, Orangtua Wajib Tahu Pencegahannya!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 21 Maret 2022 | 13:23 WIB
Bayi Perempuan Lebih Rentan Alami Infeksi Saluran Kencing, Orangtua Wajib Tahu Pencegahannya!
Ilustrasi bayi menangis (istockphoto.com)

Suara.com - Bayi juga bisa mengalami infeksi saluran kencing atau ISK. ISK terjadi akibat masuknya bakteri melalui uretra, organ genital tempat keluarnya urine.

Tetapi, dibandingkan bayi laki-laki, bayi perempuan disebut lebih rentan mengalami masalah tersebut. Hal tersebut dikatakan oleh Dokter Spesialis Anak, dr. Buntat Huang, Sp.A dalam siaran langsung bersama Eka Hospital, Senin (21/3/2022).

"Anak perempuan lebih rentan terkena infeksi saluran kencing daripada laki-laki. Karena memandang dari segi anatomi di mana pada perempuan untuk anus arah genital lebih dekat, sehingga risiko terjadi lebih tinggi," jelasnya.

ISK bisa terjadi akibat infeksi bakteri dari tinja yang masuk ke alat kelamin bayi, kemudian naik ke saluran kemih dan berkembang biak. Oleh sebab itu, pemakaian popok maupun diapers sangat berkaitan dengan kejadian ISK, kata dokter Buntat.

Berdasarkan hasil penelitian, lanjutnya, anak yang lebih sering digantikan popok maupun diapers 4-6 kali lebih dalam sehari lebih rendah resikonya terkena ISK.

"Bayi ada yang sering buang air besar. Ada yang temui buang air besar 4-6 kali sehari, juga buang air kecil. Itu kemungkinan rentan terjadi infeksi saluran kencing, terutama kalau orangtua tidak aware atau jarang mengganti popok," ujarnya.

Tata cara membersihkan organ genital saat mengganti popok juga harus diperhatikan. Dokter Buntat menyarankan untuk lebih baik bersihkan tubuh bayi menggunakan kapas bulat yang dicelup ke air hangat.

Kemudian lap secara searah dari alat kelamin depan ke belakang. Ia mengingatkan, jangan lakukan gerakan membersihkan maju mundur, karena berisiko menyebarkan bakteri dari anus ke organ vital depan.

"Untuk bayi perempuan dari arah genital ke arah anus, itu untuk menghindari kuman yang ada di anus menuju ke arah genital. Kadang yang ditakutkan adalah cara melap atas bawah berulang, jadi itu sebaiknya dihindari, disarankan hanya satu arah," paparnya.

baca juga

Setelah dibersihkan dengan kapas basah, tubuh bayi juga perlu di lap lagi hingga kering. Baru kemudian dipakaikan kembali popok atau diapers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali 5 Faktor Risiko Paling Umum yang Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih, Apa Saja?

Kenali 5 Faktor Risiko Paling Umum yang Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih, Apa Saja?

Health | Senin, 14 Maret 2022 | 17:04 WIB

Pria Pakistan Tembak Mati Bayinya Sendiri, Motif Pembunuhan Bikin Sakit Hati

Pria Pakistan Tembak Mati Bayinya Sendiri, Motif Pembunuhan Bikin Sakit Hati

Jatim | Kamis, 10 Maret 2022 | 21:35 WIB

Ingin Anak Laki-laki, Pria Ini Tembak Mati Bayi Perempuannya Sendiri

Ingin Anak Laki-laki, Pria Ini Tembak Mati Bayi Perempuannya Sendiri

Sumbar | Jum'at, 11 Maret 2022 | 07:15 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB