Kenali 5 Faktor Risiko Paling Umum yang Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih, Apa Saja?

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Senin, 14 Maret 2022 | 17:04 WIB
Kenali 5 Faktor Risiko Paling Umum yang Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih, Apa Saja?
Infeksi saluran kemih (Shutterstock)

Suara.com - Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan kondisi saat bakteri menginfeksi uretra dan melakukan perjalanan ke kandung kemih serta ginjal.

Alat kelamin dan rektum mengandung sejumlah bakteri, dan ini mudah masuk ke uretra, terutama di tubuh wanita, lapor Times of India.

Jadi, sangat penting untuk mengetahui faktor paling umum yang dapat menyebabkan ISK:

1. Komplikasi gastrointestinal

Diare dan sembelit sama-sama mungkin menyebabkan infeksi saluran kemih karena adanya peningkatan risiko di sekitar alat kelamin.

Orang yang sembelit juga mengosongkan kandung kemihnya, yang memudahkan perkembangbiakan bakteri.

2. Diabetes

Tingkat diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan aliran darah ke saraf kandung kemih, membuat kandung kemih sulit berkontraksi.

Berkurangnya kekebalan pada orang yang menderita diabetes juga menyebabkan berkembang biaknya bakteri di kandung kemih.

baca juga

Jadi, menjaga kadar gula darah terkendali merupakan cara terbaik untuk menghindari infeksi saluran kemih.

ilustrasi vagina nyeri
ilustrasi infeksi saluran kemih (Shutterstock)

3. Rambut kemaluan

Rambut kemaluan mencegah masuknya bakteri, tetapi juga dapat berfungsi sebagai 'tangga' bagi bakteri untuk melakukan perjalanan dari anus ke vagina.

Saat melakukan hubungan intim, pastikan untuk memangkas rambut kemaluan karena dapat menjebak bakteri dari alat kelamin pasangan dan menyebabkan infeksi.

4. Dehidrasi

Salah satu alasan paling penting dan umum yang menyebabkan infeksi saluran kemih adalah tidak minum cukup air.

Sebab, buang air kecil secara teratur dapat membantu tubuh menyingkirkan bakteri yang ada di kandung kemih.

5. Membersihkan alat kelamin secara salah

Aturan membersihkan alat kelamin setelah buang air kecil atau buang air besar adalah usap dari depan ke belakang. Jika dilakukan sebalikya, akan membuat bakteri dari anus mudah masuk ke vagina.

Hal itu dapat menyebabkan masuknya bakteri ke dalam saluran kemih dan meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pele Kena Infeksi Saluran Kemih, Kesehatan Semakin Merosot

Pele Kena Infeksi Saluran Kemih, Kesehatan Semakin Merosot

Bola | Selasa, 22 Februari 2022 | 12:05 WIB

5 Alasan Urin Menjadi Keruh, dari Infeksi Saluran Kemih hingga Dehidrasi

5 Alasan Urin Menjadi Keruh, dari Infeksi Saluran Kemih hingga Dehidrasi

Health | Senin, 07 Februari 2022 | 16:31 WIB

Hati-Hati, Kolesterol TInggi Bisa Berisiko Pada Gangguan Saluran Kemih

Hati-Hati, Kolesterol TInggi Bisa Berisiko Pada Gangguan Saluran Kemih

Health | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:55 WIB

Terkini

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

×