9 Masalah yang Sering Dialami Ibu Hamil, Beberapa Di Antaranya Bisa Bikin Malu!

Vania Rossa

Kamis, 24 Maret 2022 | 14:25 WIB
9 Masalah yang Sering Dialami Ibu Hamil, Beberapa Di Antaranya Bisa Bikin Malu!
ilustrasi ibu hamil (pixabay.com)

Suara.com - Saat hamil, Anda pasti akan mencari tahu segala hal tentang kehamilan, mulai dari gejala, masalah kesehatan, hingga hal-hal yang harus dilakukan agar Ibu dan janin tetap sehat selama 9 bulan. Tapi, beberapa masalah kehamilan di bawah ini mungkin kerap terlewat oleh Anda.

Ada begitu banyak perubahan pada tubuh ibu hamil. Tapi, beberapa di antaranya mungkin sedikit memalukan, sehingga sangat jarang dibicarakan. Bahkan, dokter kandungan pun seringkali tidak memberitahukan hal ini kepada pasiennya, kecuali ditanya! Alasannya, karena perubahan ini tidak mengancam kesehatan ibu dan janin.

Meski demikian, efek samping dari masalah kehamilan ini bisa sangat mengganggu aktivitas harian Anda. Apa saja? Yuk, simak, seperti dilansir dari laman Parenting.

1. Keputihan Terus-Menerus
Peningkatan hormon dan aliran darah ke vagina membuat ibu hamil jadi sering mengeluarkan lendir. Mirip keputihan, lendir ini umumnya berwarna putih atau kuning pucat. Hal ini pun membuat bumil jadi sering merasakan basah di celana dalamnya.

Meski ini adalah hal yang normal, Anda tetap harus berkonsultasi ke dokter bila lendir mulai mengeluarkan bau tak sedap, sangat kental atau terlalu cair, serta vagina terasa panas dan gatal. Ini bisa jadi indikasi terjadinya infeksi.

Untuk mengatasi ketidaknyamanan ini, gunakan celana dalam berbahan ringan dan menyerap cairan, serta sering-seringlah mengganti celana dalam, ya.

2. Sering kentut
Rasa kembung dan kram di bagian perut membuat ibu hamil selalu ingin buang angin atau kentut. Penyebabnya adalah usus yang menjadi lebih lamban dalam mencerna makanan selama kehamilan, akibat peningkatan hormon progesteron selama hamil.

Untuk mengurangi frekuensi kentut, hindari makanan yang memicu gas di dalam usus seperti kol dan brokoli.

3. Keluar Pipis Tanpa Sengaja
Bersin atau tertawa bisa menyebabkan ibu hamil tiba-tiba pipis tanpa disadari. Hal ini disebabkan oleh berat bayi yang menekan kandung kemih, sehingga kapasitasnya pun menjadi terbatas.

Atasi dengan buang air kecil sesering mungkin agar kandung kemih tidak terlalu penuh.

4. Hidung Meler atau Mimisan
Peningkatan hormon dan produksi darah menyebabkan selaput lendir membengkak, kering, dan berdarah. Hal inilah yang membuat ibu hamil mudah sekali meler meski tak pilek, atau bahkan mimisan.

Jika masalah ini cukup mengganggu, dan frekuensinya menjadi sangat sering, Anda bisa hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

5. Gampang Berkeringat
Meningkatnya metabolisme serta tambahan darah yang dipompa oleh jantung membuat suhu tubuh ibu hamil meningkat. Hal ini membuat ibu hamil jadi lebih mudah berkeringat.

Kenakan baju dengan bahan ringan dan menyerap keringat, minum air putih yang banyak, dan gunakan deodoran untuk mencegah bau badan.

6. Produksi Air Liur Meningkat
Beberapa ibu hamil mengalami peningkatan produksi air liur akibat hormon kehamilan. Untuk mengurangi produksi air liur ini, Anda bisa mencoba mengurangi makanan bersantan dan minum air putih dengan perasan lemon.

7. Ukuran Sepatu Membesar
Sepatu lama Anda mungkin akan terasa kesempitan saat hamil. Hal ini disebabkan oleh penumpukan cairan selama hamil yang membuat kaki ibu hamil membengkak. Meski umumnya ukuran kaki akan kembali seperti semula setelah melahirkan, ada juga yang ukuran kakinya tidak kembali, lho.

Solusinya, kenakan sandal alih-alih sepatu selama hamil. Dan pilih alas kaki yang ringan dan bahannya nyaman, ya!

8. Gusi Berdarah
Gusi berdarah cukup sering dialami oleh ibu hamil. Biasanya terjadi saat Anda menggosok gigi. Salah satu penyebabnya adalah perubahan bentuk dan posisi gigi yang terjadi saat hamil. Atau bisa juga karena adanya bintil di gusi yang disebut tumor kehamilan, tapi itu tidak berbahaya dan akan menghilang setelah melahirkan.

Solusinya, ganti sikat gigi Anda dengan bulu sikat yang lebih lembut, dan sikatlah gigi dengan lebih perlahan agar tidak melukai gusi.

9. Sakit di Pinggul

Sakit di pinggul sering terjadi di akhir trimester pertama. Sakit pada pinggul disebabkan oleh relaxin, hormon yang menyiapkan tubuh untuk melahirkan. Relaxin melembutkan bagian sendi dan melebarkan panggul untuk memudahkan bayi keluar dari mulut rahim.

Yoga, peregangan tubuh, dan berenang bisa membantu melemaskan otot. Begitu juga dengan pijatan khusus ibu hamil, dapat membantu Anda merasa lebih nyaman.

Nah, dari 9 hal di atas, masalah apa yang pernah Anda alami saat hamil?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Cara Kurangi Risiko Keguguran Pada Ibu Hamil

8 Cara Kurangi Risiko Keguguran Pada Ibu Hamil

Your Say | Kamis, 24 Maret 2022 | 14:08 WIB

Survei Teman Bumil: 31 Persen Perempuan Trauma Hamil Lagi Setelah Alami Keguguran

Survei Teman Bumil: 31 Persen Perempuan Trauma Hamil Lagi Setelah Alami Keguguran

Health | Rabu, 23 Maret 2022 | 07:00 WIB

Dokter Kandungan Ungkap Ragam Penyebab Perempuan Alami Keguguran

Dokter Kandungan Ungkap Ragam Penyebab Perempuan Alami Keguguran

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 16:38 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB