Ini Daftar 4 Bahan Skincare yang Tidak Boleh dan Boleh Digunakan Ibu Hamil

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2022 | 16:16 WIB
Ini Daftar 4 Bahan Skincare yang Tidak Boleh dan Boleh Digunakan Ibu Hamil
Ilustrasi hamil (pixabay.com)

Suara.com - Dunia perawatan kulit telah berkembang selama bertahun-tahun, begitu juga dengan produk-produk perawatan yang berlomba menawarkan kelebihan untuk menjaga kulit.

Bagi perempuan yang sedang hamil misalnya, perlu perhatikan juga kandungan yang ada dalam produk skincare. Sebab jika tidak diperhatikan, ini bisa menyebabkan masalah jangka panjang.

Ada empat bahan skincare yang perlu diwaspadai perempuan hamil. Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari HealthShots.

Ilustrasi Pelembab. (unsplash/Poko Skincare)
Ilustrasi skincare (unsplash/Poko Skincare)

1. Retinoid
Baik retinoid topikal (krim dan serum) maupun oral (isotretinoin) dapat menyebabkan risiko kesehatan pada janin, salah satunya kelahiran bayi cacat. Jadi sebelum memakai skincare, Anda perlu berhati-hati dari sekarang.

2. Hidrokuinon
Bahan ini sering ditemukan lewat produk krim pencerah kulit. Meski tidak ada penelitian yang cukup membuktikan risikonya, akan lebih baik bila Anda menghindari kandungan ini saat sedang hamil. Sebab, bahan ini bisa meningkatkan risiko malformasi atau masalah lainnya, sebagai konsekuensi dari paparan.

3. Arbutin
Alpha arbutin merupakan bahan yang ditemukan lewat produk agen pencerah kulit. Ini merupakan turunan dari hidrokuinon, di mana kedua bahan ini sangat tidak aman digunakan bagi perempuan hamil. Kalau ingin menggunakan krim pencerah, baiknya gunakan bahan kojic atau asam glikolat, yang dianggap aman bagi perempuan hamil.

4. Asam Salisilat
Meski kandungan asam salisilat rendah ditemukan pada sabun cuci muka maupun beberapa serum lainnya, dokter menyarankan untuk tidak menggunakan bahan tersebut, di mana asam salilisat ini memiliki jenis asam beta-hidroksi (BHA).

Bahan-bahan yang Aman untuk Digunakan

Ilustrasi Kulit Cantik dengan Vitamin C (freepik)
Ilustrasi Kulit Cantik dengan Vitamin C (freepik)

Vitamin C: ini dapat digunakan jika Anda memiliki flek hitam di wajah. Sebaiknya, gunakan bahan ini sebagai pengganti hidrokuinon.

Asam hialuronat: ini adalah zat penghidrasi yang sangat baik dan juga alami. Sebab, kandungan ini dapat bekerja secara keseluruhan untuk semua jenis kulit.

Asam laktat: bahan aman yang satu ini dapat digunakan untuk mengatasi jerawat. Keamanan ini tentu sekitar 5 persen jika Anda gunakan saat sedang hamil.

Azelaic acid: bahan lain yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi jerawat adalah azelaic acid. Lewat penelitian yang digunakan pada hewan, peneliti menemukan bahwa kandungan ini tidak membuat kelahiran bayi menjadi cacat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Aman, Bidan Mengingatkan Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pijat Prenatal

Meski Aman, Bidan Mengingatkan Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pijat Prenatal

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 09:43 WIB

Belajar dari Asmirandah, Begini Cara Cegah Virus Corona Covid-19 pada Ibu Hamil!

Belajar dari Asmirandah, Begini Cara Cegah Virus Corona Covid-19 pada Ibu Hamil!

Health | Senin, 21 Maret 2022 | 17:43 WIB

5 Rekomendasi Pelembab Kulit Kering dan Cara Tepat Memilihnya

5 Rekomendasi Pelembab Kulit Kering dan Cara Tepat Memilihnya

Lifestyle | Minggu, 20 Maret 2022 | 10:13 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB