Jangan Diabaikan, Dokter Sebut Perubahan Kuku Ini Bisa Jadi Tanda Kanker Kulit Langka!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 29 Maret 2022 | 08:39 WIB
Jangan Diabaikan, Dokter Sebut Perubahan Kuku Ini Bisa Jadi Tanda Kanker Kulit Langka!
Ilustrasi Kuku (freepik)

Suara.com - Seorang dokter memperingatkan semua orang jangan pernah mengabaikan perubahan kuku, karena itu bisa menjadi pertanda penyakit mematikan.

Dr Raj Karan, seorang dokter NHS melalui TikTok, mengatakan satu perubahan tertentu pada kuku bisa menandakan kanker.

Ia memberi tahu hal itu dengan mengomentari video seorang pria, yang mana pria itu memperlihatkan garis geral pada kukunya.

Pria itu mengira garis gelap pada kuku tersebut adalah sesuatu hal yang unik. Tapi, kemduian ia didiagnosis menderita kanker.

Karena itu, Dr Karan menjelaskan bahwa garis gelap pada kuku bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari infeksi, efek samping pengobatan, trauma dan pembekuan darah.

Ilustrasi Kuku. (unsplash)
Ilustrasi Kuku. (unsplash)

Ada pula penyebab lainnya yang lebih berisiko mematikan adalah kanker kulit langka yang disebut melanoma. Dalam hal ini, kondisi ini disebut melanoma subungual di bawah kuku.

"Meskipun subtipe melanoma ini cukup langka, itu terjadi pada sekitar satu persen dari semua kasus melanoma," kata Dr Karan dikutip dari The Sun.

Melanoma subungual adalah kanker kulit di bawah kuku, baik di jari kaki maupun jari tangan. Kondisi ini sangat sulit untuk dideteksi, tetapi juga membantu pengobatan lebih dini.

Sayangnya, banyak orang mungkin mengira garis gelap pada kuku ini merupakan luka memar. Bahkan, mereka mungkin juga tidak sadar akan perubahan kuku tersebut.

Kuku mungkin memiliki garis hitam atau coklat, terpisah dari dasar kuku, berdarah, tipis atau retak, atau memiliki memar yang tidak hilang meskipun kuku tumbuh.

Bahkan kulit di sekitar kuku juga bisa menjadi gelap akibat kondisi medis tersebut. Melanoma adalah bentuk paling berbahaya dari kanker kulit dan biasanya akibat paparan sinar UV (sinar matahari atau tanning bed).

Namun, Anda perlu tahu bahwa garis gelap di kuku tidak selalu berbahaya. Dr Kan Kan menunjukkan bahwa ada garis gelap di jari manisnya, yang disebut melanonychia.

Dr Karan memperingatkan bahwa Anda harus pergi ke dokter jika Anda melihat perubahan ukuran, warna, atau bentuk kuku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kombinasi Imunoterapi dan Pengobatan Baru untuk Kanker Kepala dan Leher, Sebarapa Efektif?

Kombinasi Imunoterapi dan Pengobatan Baru untuk Kanker Kepala dan Leher, Sebarapa Efektif?

Health | Selasa, 29 Maret 2022 | 02:05 WIB

Sempat Dirawat di ICU, Ternyata Ibunda Kalina Oktarani Meninggal karena Penyakit Ini

Sempat Dirawat di ICU, Ternyata Ibunda Kalina Oktarani Meninggal karena Penyakit Ini

Batam | Senin, 28 Maret 2022 | 15:46 WIB

Selain Perawatan Medis, Buah Ini Bisa Cegah Kanker dan Perlambat Pertumbuhan Tumor!

Selain Perawatan Medis, Buah Ini Bisa Cegah Kanker dan Perlambat Pertumbuhan Tumor!

Health | Senin, 28 Maret 2022 | 15:26 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB