Cerita Awal Jada Pinkett Smith Alami Kebotakan karena Alopecia: Dimulai dari Kamar Mandi

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 29 Maret 2022 | 10:45 WIB
Cerita Awal Jada Pinkett Smith Alami Kebotakan karena Alopecia: Dimulai dari Kamar Mandi
Will Smith dan Jada Pinkett Smith di Oscar 2022. (Instagram/@Theacademy)

Suara.com - Rambut rontok Jada Pinkett Smith karena menderita autoimun alopecia, jadi sorotan usai aksi suaminya Will Smith menampar Chris Rock karena menyampaikan candaan tentang gaya rambut istrinya.

Alopecia adalah kondisi autoimun atau gangguan sistem kekebalan tubuh, yang membuat sel imun menyerang folikel rambut yang menyebabkan kerontokan.

Padahal menurut Pinkett Smith, ia tidak pernah sedikitpun berniat untuk menyembunyikan kondisinya. Kondisi ini pertama kali ia ceritakan pada Mei 2018 dalam Red Table Talk, saat ia pertama kali ditanya alasan ia mengenakan sorban.

Pinkett kemudian tidak menjelaskan secara pasti kapan ia didiagnosis alopecia, tapi pada momen itulah pertama kali ia menyebutkan mengalami alopecia.

 Jada Pinkett Smith dan Will Smith [variety]
Jada Pinkett Smith dan Will Smith [variety]

Ibu tiga anak ini bercerita bagaimana pertama kali ia melihat pemandangan mengerikan di kamar mandinya, dimana ia mulai kehilangan rambutnya.

Dari sanalah ia mulai beralih menggunakan potongan rambut pendek asimetris di 2018 untuk mengatasi kerontokan rambutnya.

"Itu sangatlah menakutkan, ketika pertama kali dimulai. Saat saya sedang mandi kemudian saya mendapatkan segenggam, rambut di tangan saya, ya tuhan apakah saya akan botak," cerita Pinkett mengutip Insider, Kamis (29/3/2022).

Sebagai perempuan kulit hitam, kata Pinkett merawat rambut adalah ritual yang indah dan membahagiakan.

Apalagi ia kerap melakukan berbagai potongan rambut yang berani selama berkarir sebagai aktris, termasuk saat mencukur satu sisi kepalanya pada 2013 lalu.

Selanjutnya setelah didiagnosis alopecia, Pinkett mulai mendapatkan suntikan kortikosteroid di kulitnya, yang merupakan pengobatan paling umum penyakit ini,

Pertumbuhan rambut baru memang bisa terjadi setelah empat minggu usai steroid disuntikan, tapi metode ini tidak lantas bisa mencegah kerontokan rambut yang terjadi.

"Saya hanya ingin mengucapkan terimakasih kepada semua orang yang membantunya termasuk dokter dan semua praktisi kondisi kulit kepala saya, saya sangat menghargainya," ujar Pinkett Smith pada 2018 lalu.

Sayangnya, hingga kini tidak diketahui apakah Pinkett Smith masih mengonsumsi obat steroid sejak saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Profil Ketua IDI Adib Khumaidi Trending di Twitter, Hingga China Sibuk Lockdown

Terpopuler: Profil Ketua IDI Adib Khumaidi Trending di Twitter, Hingga China Sibuk Lockdown

Health | Selasa, 29 Maret 2022 | 10:40 WIB

Kasus Menurun, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kini Cuma Rawat 495 Pasien Covid-19

Kasus Menurun, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kini Cuma Rawat 495 Pasien Covid-19

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 10:30 WIB

Update Covid-19 Global: Negara Lain Sudah Bye-bye Covid-19, China Masih Repot Urus Lockdown

Update Covid-19 Global: Negara Lain Sudah Bye-bye Covid-19, China Masih Repot Urus Lockdown

Health | Selasa, 29 Maret 2022 | 10:25 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB