Kenali Apa Saja Gejala Keracunan Obat dan Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 29 Maret 2022 | 15:00 WIB
Kenali Apa Saja Gejala Keracunan Obat dan Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan
Ilustrasi gambar keracunan obat. (freepik)

Suara.com - Keracunan obat adalah suatu kondisi seseorang disebabkan oleh kesalahan saat mengonsumsi obat, mulai dari dosis berlebihan hingga mengombinasikan obat yang salah. Gejala dan cara mengatasinya berbeda-beda, ini disesuaikan dengan jenis obatnya. Untuk selengkapnya, berikut ini gejala keracunan obat dan pertolongannya.

Umumnya, keracunan obat dialami oleh pasien yang mendapat asupan berbagai jenis obat sehingga ada efek interaksi obat. Ini bisa menimpa pada pasien anak-anak, lansia, dan orang yang menderita masalah kejiwaan. Selain itu, keracunan obat bisa juga terjadi saat seseorang mengonsumsi obat yang disertai makanan atau minuman  yang memicu senyawa beracun, contohnya alkohol.

Nah, untuk selengkapnya mari simak berikut ini gejala keracunan obat dan pertolongannya yang penting untuk diketahui.

Gejala Keracunan Obat

Sejumlah gejala umum yang biasa muncul jika mengalami keracunan obat yakni sebagai berikut:

  • Gangguan pencernaan: mual, muntah, muntah darah, diare, sakit perut, serta pendarahan di saluran pencernaan
  • Nyeri dada
  • Detak jantung menjadi lebih cepat dan dada berdebar
  • Sesak napas atau sulit bernapas
  • Sakit kepala atau pusing
  • Kejang
  • Penurunan kesadaran, atau bahkan koma
  • Bibir atau kulit kebiruan
  • Hilang keseimbangan
  • Kebingungan atau gelisah
  • Halusinasi
  • Lemas
  • Mengantuk

Gejala yang ditimbulkan bisa berbeda, hal itu karen sesuai dengan jenis obat yang dikonsumsi. Lantas, bagaimana pertolongannya? Berikut ini ulasannya

Pertolongan Keracunan Obat

  • Jika mengalami keracunan obat, lekas hubungi layanan kesehatan atau langsung pergi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Selain itu, Anda juga bisa mencoba beberapa cara seperti di bawah ini untuk mengatasi keracunan obat.
  • Cek denyut nadi, saluran pernapasan, dan pola napas, jika penderita tak merespons saat dipanggil, serta detak jantung dan denyut nadi tidak ada, coba lakukan RJP (resusitasi jantung paru), yakni memberikan napas buatan serta penekanan pada dada
  • Jangan menyuruh penderita untuk muntah, kecuali jika petugas medis yang menyarankan demikian
  • Jika penderita muntah, segeralah bungkus tangan Anda menggunakan kain, kemudian bersihkan jalan napas (tenggorokan dan mulut), si penderita dari muntahan
  • Sebelum tim medis datang, coba untuk baringkan tubuh penderita ke arah kiri dengan posisi yang nyaman
  • Jangan berikan penderita mengonsumsi makanan atau minuman yang dianggap bisa menetralisir racun
  • Jika penderita tak sadarkan diri atau pingsan, jangan berikan apa pun ke mulutnya

Demikian informasi mengenai gejala keracunan obat dan pertolongannya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Chelsea Roman Abramovich Diduga Diracun Saat Perundingan Ukraina-Rusia

Bos Chelsea Roman Abramovich Diduga Diracun Saat Perundingan Ukraina-Rusia

Sumbar | Selasa, 29 Maret 2022 | 13:15 WIB

Roman Abramovich Diduga Keracunan Setelah Pembicaraan Damai Rusia-Ukraina

Roman Abramovich Diduga Keracunan Setelah Pembicaraan Damai Rusia-Ukraina

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 12:44 WIB

Abramovich Alami Keracunan, Dicurigai terkait Perundingan Ukraina-Rusia

Abramovich Alami Keracunan, Dicurigai terkait Perundingan Ukraina-Rusia

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 11:06 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB