Terapi Cuci Otak Terawan Kerap Dapat Pujian Pejabat, Profesor Zubairi: Enggak Bisa Hanya Testimoni!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 30 Maret 2022 | 17:35 WIB
Terapi Cuci Otak Terawan Kerap Dapat Pujian Pejabat, Profesor Zubairi: Enggak Bisa Hanya Testimoni!
Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/3/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Suara.com - Terapi cuci otak yang dilakukan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, kerap mendapatkan testimoni positif dari pejabat tinggi negara.

Namun Ketua Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban memastikan bahwa testimoni tidak bisa digunakan sebagai bukti aman dan baiknya sebuah prosedur medis.

Prosedur medis inilah yang memerlukan bukti dan penelitian yang bisa dipertanggungjawabkan, karena nantinya akan digunakan untuk banyak orang.

"Ya enggak (bisa hanya testimoni) lah jadi kedokteran di pengobatan itu ada macam-macam, untuk membuktikan bahwa yang menyembuhkan adalah obat tertentu, maka diperlukan data berdasarkan bukti, berarti harus ada penelitian," ujar Prof. Zubairi saat dihubungi suara.com, Rabu (30/3/2022).

Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie resmi mendapat suntikan vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto, Jumat (16/4/2021) siang. Vaksin itu disuntikkan langsung oleh dr Terawan Agus Putranto. [dokumentasi]
Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie resmi mendapat suntikan vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto, Jumat (16/4/2021) siang. Vaksin itu disuntikkan langsung oleh dr Terawan Agus Putranto. [dokumentasi]

Hal yang sama juga ia utarakan dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, yang menjelaskan prinsip kedokteran berdasarkan evidence based medicine (EBM).

"Prinsip: keyakinan dan kesaksian itu bukanlah evidence based medicine (EBM)," terang Prof. Zubairi.

Adapun prinsip evidence based yaitu berupa penelitian yang dilakukan terhadap subjek banyak orang, terstruktur, dan ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi.

"Jadi kalau diobati satu orang sembuh tidak cukup buktinya, tapi kalau dari 1.000 orang diobati, 900 yang sembuh, mungkin ada manfaatnya," ungkap Guru Besar Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu.

Tujuan dari penelitian dilakukan ini, agar prosedur dan pengobatan medis bisa dipercaya dan dipertanggungjawabkan untuk semua orang, bahkan bisa diterapkan di belahan dunia manapun.

baca juga

"Kemudian perhitungan status samplingnya harus benar, dan penelitian, penetapan subjeknya juga harus betul, itu yang disebut evidence based medicine," papar Prof. Zubairi.

Hal ini serupa seperti proses pengujian vaksin Covid-19 hingga akhirnya bisa digunakan di seluruh dunia. Tahapan yang dilewati adalah uji coba laboratorium, uji coba pada hewan, uji klinis 1, uji klinis 2 dan uji klinis 3, hingga akhirnya diterbitkan Emergency Use Authorization (EUA).

Sekedar informasi beberapa waktu lalu metode cuci otak Terawan kembali jadi buah bibir, termasuk beberapa pejabat penting negara yang pernah menjadi pasien seperti Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono, hingga Mahfud MD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bola Liar Rekomendasi MKEK Berhentikan Terawan: Menteri Yasonna Sebut Izin Praktik Dokter Ranah Pemerintah

Bola Liar Rekomendasi MKEK Berhentikan Terawan: Menteri Yasonna Sebut Izin Praktik Dokter Ranah Pemerintah

Health | Rabu, 30 Maret 2022 | 16:45 WIB

Apa Itu Terapi Cuci Otak Dokter Terawan? Salah Satu Penyebab Eks Menkes Dipecat oleh MKEK IDI!

Apa Itu Terapi Cuci Otak Dokter Terawan? Salah Satu Penyebab Eks Menkes Dipecat oleh MKEK IDI!

News | Rabu, 30 Maret 2022 | 12:55 WIB

4 Fakta Perkembangan Vaksin Nusantara yang Digagas Terawan Agus Putranto

4 Fakta Perkembangan Vaksin Nusantara yang Digagas Terawan Agus Putranto

News | Rabu, 30 Maret 2022 | 12:42 WIB

Terkini

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×