Ketahui Indikasi dan Metode Operasi Batu Empedu, Kondisi yang Dialami Maia Estianty

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 05 April 2022 | 10:03 WIB
Ketahui Indikasi dan Metode Operasi Batu Empedu, Kondisi yang Dialami Maia Estianty
Maia Estianty (Youtube.com)

Suara.com - Beberapa waktu lalu, Maia Estianty dilarikan ke rumah sakit oleh putra bungsunya Gul Jaelani karena merasa nyeri di ulu hati.

Setelah diperiksa, ternyata Maia menderita GERD dan kondisinya diperparah dengan adanya batu empedu sebesar 2 sentimeter.

"Oh ini karena batu ini, batu empedunya. Dari batu empedunya bikin sakit," kata dokter, mengutip cuplikan video YouTube, Selasa (5/4/2022).

Dokter pun menyarankan Maia untuk menjalani operasi karena ini satu-satunya cara menghilangkan batu empedu dan mengurangi sakit GERD.

Menurut dokter, batu empedu tidak dapat dihilangkan hanya dengan pengobatan alternatif saja, seperti memakan apel.

Maia Estianty (instagram.com)
Maia Estianty (instagram.com)

Apa indikasi operasi batu empedu?

Batu empedu terbentuk karena penumpukan kolesterol dan bilirubin di kantung empedu akibat cairan empedu tidak mampu melarutkannya, menurut Alodokter.

Umumnya, batu empedu yang berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala tidak perlu mendapat intervensi medis. Namun jika penderita merasakan sakit perut yang muncul tiba-tiba, maka tindakan perawatan perlu dilakukan.

Menghilangkan batu empedu bisa melalui dua metode, yakni operasi pengangkatan kantung empedu (kolesistektomi) atau konsumsi obat. Namun, penggunaan obat jarang dilakukan karena kurang efektif.

baca juga

Dokter akan menyarankan operasi bila batu empedu berukuran besar dan memenuhi ruang dalam kantung empedu. Bisa juga ketika batu empedu telah menyumbat saluran empedu.

Bagaimana operasi batu empedu?

Operasi batu empedu disebut kolesistektomi, yang meliputi pengangkatan seluruh kantung empedu sekaligus batu di dalamnya.

Kantung empedu merupakan organ kecil terletak di perut kanan atas, tepatnya di bawah hati. Fungsinya adalah untuk menyimpan cairan empedu yang diproduksi hati dan mencerna kolesterol dari makanan.

Walau seluruh kantung diangkat, hati tetap memproduksi cairan empedu untuk mencerna mkanan dan memecah lemak tanpa perlu disimpan seperti biasanya.

Bardasarkan Hello Sehat, ada dua metode operasi kolesistektomi, yakni:

- Kolesistektomi terbuka atau open cholecystectomy

Disebut operasi kolesistektomi terbuka karena prosedur melibatkan membuat sayatan cukup besar, yakni sekitar 13 hingga 18 sentimeter di perut.

Durasi prosedur ini cukup lama karena sayatan besar tersebut. Biasanya pasien akan dirawat di rumah skait selama 3 hingga 5 hari setelah operasi.

Setelah dipulangkan, pasien harus beristirahat sekitar 6 hingga 8 minggu untuk pulih total.

- Kolesistektomi dengan laparoskopi atau laparoscopic cholescystectomy

Operasi batu empedu jenis ini minim sayatan dan biasanya hanya berjalan sekitar satu hingga dua jam.

Dokter akan membuat empat sayatan kecil di perut dan memasukkan alat panjang yang dipasangi kamera ke empedu.

Pemulihan prosedur ini tidak membutuhkan banyak waktu karena operasi ini jauh lebih ringan daripada operasi kolesistektomi terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maia Estianty Menderita Batu Empedu: Bagaimana Penyakit Terbentuk dan Apa Pengobatannya?

Maia Estianty Menderita Batu Empedu: Bagaimana Penyakit Terbentuk dan Apa Pengobatannya?

Health | Selasa, 05 April 2022 | 09:07 WIB

Maia Estianty Menderita Penyakit Batu Empedu yang Harus Dioperasi, Kenali Gejala dan Komplikasinya

Maia Estianty Menderita Penyakit Batu Empedu yang Harus Dioperasi, Kenali Gejala dan Komplikasinya

Health | Selasa, 05 April 2022 | 08:24 WIB

Tak Hanya GERD, Maia Estianty Ternyata Mengidap Penyakit Lain yang Harus Segera Operasi

Tak Hanya GERD, Maia Estianty Ternyata Mengidap Penyakit Lain yang Harus Segera Operasi

Bali | Selasa, 05 April 2022 | 06:51 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×