Batalkah Konsumsi Obat dan Tes Darah saat Puasa? Begini Aturannya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 06 April 2022 | 19:23 WIB
Batalkah Konsumsi Obat dan Tes Darah saat Puasa? Begini Aturannya!
Ilustrasi obat-obatan (pixabay)

Suara.com - Puasa Ramadhan mewajibkan umat Muslim untuk tidak makan dan minum setelah sahur hingga masuk waktu Magrib.

Beberapa orang yang membutuhkan obat-obatan mungkin bingung boleh atau tidak mengonsumsi obat saat puasa.

Sebenarnya, boleh atau tidaknya mengonsumsi atau menggunakan obat tergantung pada jenisnya.

Contohnya minum obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol dan ibuprofen. Obat-obatan oral ini pastinya tidak boleh dikonsumsi selama waktu puasa.

Tapi, obat-obatan yang diresepkan dokter, seperti inhaler, suntikan, salep, krim, patch, dan obat tetes untuk hidung, telinga atau mata masih bisa Anda gunakan.

International Learning Movement (ILM) mengatakan Anda tidak bisa mengonsumsi obat-obatan tablet, seperti antihistamin, antibiotik, atau obat biasa lain selama waktu puasa. Karena jelas obat-obatan ini harus dimasukkan ke mulut, diminum, dan dicerna.

Ilustrasi Puasa (Freepik)
Ilustrasi Puasa (Freepik)

Bila Anda harus mengonsumsi obat oral, Anda bisa membagikan di antara waktu sahur, saat berbuka puasa dan setelah salat tarawih.

Tapi dilansir dari Metro UK, pastikan Anda minum obat-obatan tersebut di pembagian waktu yang sama setiap harinya.

Jika tidak memungkinkan untuk menggeser waktu konsumsi obat dan fisik tidak mampu berpuasa, maka Anda bisa tidak berpuasa dan menggantinya di lain waktu.

Aturan ini juga berlaku pada orang sakit yang tidak kuat secara fisik untuk berpuasa penuh. Anda bisa dibebaskan tidak berpuasa, tetapi wajib menggantinya di lain waktu dalam setahun.

Namun, Anda juga bisa konsultasi dengan dokter mengenai rencana Anda berpuasa. Karena, dokter mungkin akan memberikan resep obat yang berbeda atau membantu mengatur jadwal minum obat.

Bila Anda juga diwajibkan untuk melakukan tes darah saat puasa, maka hal ini tidak akan membatalkan puasa. Meski begitu, sebaiknya juga tidak donor darah selama puasa Ramadhan.

Karena, donor darah bisa membuat Anda pusing hingga pingsan sebagai efek sampingnya. Sehingga Anda harus minum dan mengonsumsi sesuatu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukber Pertama Komunitas Muslim Indonesia di  AS Semenjak Pandemi COVID-19 Melanda

Bukber Pertama Komunitas Muslim Indonesia di AS Semenjak Pandemi COVID-19 Melanda

Video | Rabu, 06 April 2022 | 18:00 WIB

Dokter Bagikan 5 Tips ASI Tetap Lancar dan Menyusui Aman selama Puasa

Dokter Bagikan 5 Tips ASI Tetap Lancar dan Menyusui Aman selama Puasa

Health | Rabu, 06 April 2022 | 17:57 WIB

Perang di Ukraina Hambat Penanganan HIV-AIDS, WHO Bakal Kirim Obat Antiretroviral

Perang di Ukraina Hambat Penanganan HIV-AIDS, WHO Bakal Kirim Obat Antiretroviral

Health | Rabu, 06 April 2022 | 17:39 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB