Mengetahui Gejala Masuk Angin dan Apa yang Jadi Pemicunya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 07 April 2022 | 18:13 WIB
Mengetahui Gejala Masuk Angin dan Apa yang Jadi Pemicunya
Ilustrasi gejala masuk angin. (Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels)

Suara.com - Masuk angin menjadi salah satu penyakit paling akrab untuk masyarakat Indonesia. Bisa dipicu oleh banyak hal, nyatanya gejala masuk angin sendiri terbilang sangat mudah dikenali. Memang bukan menjadi satu penyakit yang berbahaya, namun jika tak disikapi serius bisa cukup mengganggu aktivitas Anda.

Nah, pada artikel singkat kali ini, akan dipaparkan sedikit gejala masuk angin paling umum yang paling sering muncul. Sederhana saja, ketika Anda mendeteksi gejala ini, maka langkah tindak lanjut harus segera dilakukan agar masuk angin lekas sembuh dan tidak mengganggu aktivitas.

Simak penjelasannya di bawah ini.

Gejala Masuk Angin

Setidaknya ada sederet gejala yang bisa menjadi tanda bahwa Anda akan atau sedang menderita masuk angin. Secara lebih detail, berikut daftarnya.

  • Badan terasa tidak enak, secara umum, kondisi badan terasa tidak fit. Memang tidak berat, namun cukup terasa ketika beraktivitas.
  • Panas-dingin dan meriang, fluktuasi suhu tubuh sangat besar. Terkadang Anda merasa hawa sangat panas, terkadang sangat dingin.
  • Nyeri otot dan sendi, gejala selanjutnya adalah rasa nyeri di banyak bagian tubuh.
  • Sakit kepala, biasanya juga disertai demam. Meski bukan pada taraf yang sangat parah, tapi sakit kepala cukup mengganggu.
  • Tidak bertenaga, badan terasa lelah dan lemas secara konstan serta kurang bersemangat.
  • Sering buang angin dan berbau.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Mengalami diare.

Memang jika disimak baik-baik, gejala masuk angin ini mirip dengan banyak penyakit lain. Namun dalam hal ini, gejala atau penyakitnya akan hilang dalam hitungan hari tanpa ada gangguan yang terlalu berat.

Sebenarnya Apa Penyebab Masuk Angin?

Terkadang masyarakat dibuat bingung mengenai apa penyebab masuk angin itu. Ada yang berkata bahwa terlalu lelah jadi penyebabnya, atau ada pula yang berkata ini diakibatkan oleh infeksi virus atau bakteri.

Berikut kira-kira hal yang bisa memicu terjadinya masuk angin.

  1. Paparan suhu ekstrim terus menerus (baik panas atau dingin).
  2. Kelelahan akibat aktivitas yang terlalu berat.
  3. Dispepsia, sebutan untuk peningkatan kadar asam lambung.
  4. Infeksi virus atau bakteri, bisa karena DBD, gastroenteritis, malaria, tipes, atau ISPA.
  5. Terjadinya gangguan psikosomatis.

Semoga penjelasan terkait gejala masuk angin dan apa pemicunya bisa menjadi informasi yang berguna untuk Anda. Selalu jaga kesehatan dan tetap terapkan prokes ketat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengatasi Sakit Kepala saat Puasa Tanpa Harus Batal, Terapkan Cara Ini

Mengatasi Sakit Kepala saat Puasa Tanpa Harus Batal, Terapkan Cara Ini

Health | Selasa, 05 April 2022 | 12:30 WIB

Cegah Pusing dan Sakit Kepala Saat Puasa, Dokter Ingatkan Pentingnya Cukupi Kebutuhan Istirahat

Cegah Pusing dan Sakit Kepala Saat Puasa, Dokter Ingatkan Pentingnya Cukupi Kebutuhan Istirahat

Health | Senin, 04 April 2022 | 14:59 WIB

Jangan Anggap Sepele Sakit Kepala Ringan, Bisa Begini Dampaknya Bila Dibiarkan

Jangan Anggap Sepele Sakit Kepala Ringan, Bisa Begini Dampaknya Bila Dibiarkan

Health | Senin, 04 April 2022 | 11:24 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB