Beda dengan Varian XE, WHO Temukan Varian XD Justru Lebih Tidak Menular dari Lainnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 08 April 2022 | 15:17 WIB
Beda dengan Varian XE, WHO Temukan Varian XD Justru Lebih Tidak Menular dari Lainnya!
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang melacak varian virus corona Covid-19 rekombinan, termasuk varian XE yang disebut lebih menular dari varian Omicron.

Babatunde Olowokure, direktur darurat Pasifik barat WHO, mengatakan varian XE yang merupakan virus rekombinan ini terjadi ketika setidaknya dua jenis virus berbeda menginfeksi sel yang sama dan bertukar gen di antara mereka.

"Kami terus memantau perkembangan varian XE dan virus rekombinan lainnya sekaligus penyebarannya, terutama dalam hal apakah mereka lebih menular atau tidak," kata Babatunde Olowokure dikutip dari SCMP.

WHO juga menilai tingkat keparahan penyakit, dampak pada kinerja vaksin Covid-19 dan risiko infeksi ulang.

WHO mengatakan virus rekombinan yang dilacak termasuk varian XD, yakni kombinasi dari varian Omicron dan Delta serta varian XE, yakni kombinasi dari subvarian BA1 dan BA2 Omicron.

Perkiraan awal menunjukkan bahwa varian XE ini 10 persen lebih mudah menular daripada BA2 Omicron. Tapi, varian XD tidak lebih menular daripada varian virus corona lainnya.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Sejauh ini, varian XE telah terdeteksi di Inggris, India dan Thailand. Tetapi, belum ada laporan varian XE ini di wilayah Pasifik barat WHO, yang meliputi negara-negara kepulauan Pasifik, Australia, China daratan, Hong Kong, Jepang dan Korea Selatan.

Director regional Pasifik barat, Takeshi Kasai, mengatakan bahwa negara-negara harus terus memperkuat pengetahuan tentang virus corona Covid-19 guna merespons dan mutasi, dan siap menghadapi pandemi di masa depan.

"Kemungkinan virus itu tidak akan hilang dalam waktu dekat," kata Takeshi.

baca juga

Virus corona Covid-19 ini akan terus bermutasi dan melonjak. Jadi, bukan virusnya tetapi sistem berkelanjutan bisa mengendalikan berulang virus corona sambil menghindari gangguan yang signifikan bagi masyarakat.

Ia mengatakan cara terbaik untuk mengakhiri darurat kesehatan masyarakat adalah cakupan vaksinasi yang tinggi, meningkatkan kapasitas perawatan kesehatan dan mempertahankan langkah-langkah kesehatan masyarakat.

Direktur program pengendalian penyakit regional WHO, Huong Tran, mengatakan bahwa wilayah tersebut memiliki tingkat vaksinasi yang tinggi untuk kelompok rentan, yang mana 26 dari 37 negara dan wilayah anggotanya telah memvaksinasi petugas kesehatan mereka dan 23 telah memvaksinasi orang tua mereka.

"Pasokan dan distribusi vaksin Covid-19 tidak lagi menjadi masalah utama di wilayah kami," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Baru, Panjang Jari Bisa Prediksi Tingkat Keparahan Infeksi Virus Corona Covid-19

Temuan Baru, Panjang Jari Bisa Prediksi Tingkat Keparahan Infeksi Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 08 April 2022 | 13:54 WIB

Tenang! Hasil Penelitian: Gejala akibat Terpapar Varian Omicron Dua Hari Lebih Pendek dari Delta

Tenang! Hasil Penelitian: Gejala akibat Terpapar Varian Omicron Dua Hari Lebih Pendek dari Delta

Surakarta | Jum'at, 08 April 2022 | 11:38 WIB

Penelitian Swedia: Penyintas Covid-19 Bisa Mengembangkan Komplikasi Pembuluh Darah

Penelitian Swedia: Penyintas Covid-19 Bisa Mengembangkan Komplikasi Pembuluh Darah

Health | Jum'at, 08 April 2022 | 13:39 WIB

Terkini

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:11 WIB

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:01 WIB

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:53 WIB

Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta

Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:51 WIB

×