Kurang Minum Air Tingkatkan Risiko Gagal Jantung, Kok Bisa?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 08 April 2022 | 21:28 WIB
Kurang Minum Air Tingkatkan Risiko Gagal Jantung, Kok Bisa?
Ilustrasi minum air putih .(pexels/Artem Podrez)

Suara.com - Minum air dalam jumlah cukup sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Orang yang kurang minum air setiap hari berisiko terkena penyakit mematikan.

Para ilmuwan pun telah mendesak semua orang untuk minum air setidaknya 6-8 gelas setiap harinya untuk menangkal risiko gagal jantung.

Gagal jantung terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik, biasanya karena sudah lemah atau kaku.

Gagal jantung adalah kondisi jangka panjang yang biasanya memburuk seiring waktu.

"Sama halnya dengan mengurangi asupan garam, minum air dalam jumlah cukup dan menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah cara terbaik untuk mendukung fungsi jantung sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung," kata Dr Natalia Dmitrieva, penulis utama studi baru dikutip dari The Sun.

Ilustrasi gagal jantung manusia (Shutterstock).
Ilustrasi gagal jantung manusia (Shutterstock).

Dr Dmitrieva, seorang peneliti di Institut Kesehatan Nasional AS, memimpin tim peneliti yang mempelajari hampir 12.000 orang dewasa Amerika.

Mereka berusia antara 45 dan 66 tahun yang memiliki catatan kesehatan selama 25 tahun. Mereka tidak mengalami gagal jantung, diabetes atau obesitas pada awal penelitian.

Kemudian, ekitar 1.366 (11,56 persen) dari mereka mengalami gagal jantung yang lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia.

Tim peneliti menilai kadar natrium dalam darah, yang meningkat ketika kadar cairan seseorang rendah. Normalnya, kadar natrium dalam tubuh antara 135 dan 146 miliekuivalen per liter (mEq/L).

Tapi, mereka yang memiliki kadar natrium sekitar 143 mEq/L di usia paruh baya 39 persen berisiko gagal jantung, dibandingkan dengan mereka yang kadarnya lebih rendah.

Pada setiap 1 mEq/L peningkatan natrium serum dari kisaran normal, kemungkinan didiagnosis naik lima persen.

Data juga menunjukkan bahwa orang berusia di atas 70 tahun dengan kadar natrium 143 mEq/L, 62 persen lebih mungkin mengembangkan hipertrofi ventrikel kiri alias penebalan jantung.

Temuan awal menunjukkan hidrasi yang baik dapat membantu mencegah atau memperlambat perkembangan perubahan di dalam jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung.

Asupan cairan untuk tubuh ini tidak hanya dari air putih, tetapi juga teh dan minuman lainnya yang penting untuk berbagai fungsi tubuh, termasuk membantu jantung memompa darah secara efisien.

Tetap terhidrasi sangat penting untuk mendukung fungsi pembuluh darah dan sirkulasi. Para peneliti merekomendasikan asupan cairan harian 6-8 gelas (1,5-2,1 liter) untuk wanita dan 8-12 gelas (2-3 liter) untuk pria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Penyakit Dalam Ini Sarankan Buka Puasa Diawali Minum Air Putih, Begini Alasannya

Dokter Penyakit Dalam Ini Sarankan Buka Puasa Diawali Minum Air Putih, Begini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 08 April 2022 | 15:05 WIB

Diklaim 2 Kali Lebih Akurat, Ilmuwan Kembangkan Tes Baru untuk Prediksi Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Diklaim 2 Kali Lebih Akurat, Ilmuwan Kembangkan Tes Baru untuk Prediksi Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Health | Kamis, 07 April 2022 | 09:30 WIB

Minum Air Hangat Saat Sahur Ternyata Banyak Manfaat: Turunkan Berat Badan hingga Atasi Sembelit

Minum Air Hangat Saat Sahur Ternyata Banyak Manfaat: Turunkan Berat Badan hingga Atasi Sembelit

Batam | Kamis, 07 April 2022 | 02:30 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB