Keputihan Berwarna Hijau Bisa Menandakan Banyak Masalah Kesehatan Reproduksi, Apa Saja?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 11 April 2022 | 15:21 WIB
Keputihan Berwarna Hijau Bisa Menandakan Banyak Masalah Kesehatan Reproduksi, Apa Saja?
Ilustrasi infeksi menular seksual (Shutterstock)

Suara.com - Keputihan merupakan hal yang normal, tetapi keputihan yang normal biasanya berwarna bening, putih, atau agak kuning. Sementara keputihan berwarna hijau bisa menjadi tanda dari infeksi menular seksual (IMS) atau infeksi serius lainnya, seperti penyakit radang panggul.

Menurut Insider, berikut 6 alasan keputihan berwarna hijau:

1. Trikomoniasis

Trikomoniasis merupakan infeksi menular seksual umum yang disebabkan oleh parasit trichomonas. Tandanya berupa:

  • gatal atau nyeri genital
  • sakit saat buang air kecil
  • sakit saat berhubungan seks
  • keputihan berbau busuk yang bisa berwarna putih, abu-abu, kuning, atau hijau

2. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul atau pelvic inflammatory disease (PID) adalah infeksi yang memengaruhi organ reproduksi seperti rahim dan saluran tuba.

Radang panggul dapat disebabkan oleh operasi atau persalinan, tetapi paling sering disebabkan oleh infeksi menular seksual yang tidak diobati seperti gonore dan klamidia.

"Gejala radang panggul bisa muncul dengan cepat pada beberapa orang," jelas pakar kesehatan wanita Jennifer Wider.

Tandanya berupa:

  • rasa sakit dan nyeri di perut bagian bawah
  • keputihan berwarna hijau atau kuning berbau busuk
  • nyeri saat berhubungan seks atau buang air kecil
  • mual dan muntah
Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)
Ilustrasi masalah vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)

3. Gonore

Gonore merupakan infeksi bakteri yang bisa ditularkan jika berhubungan seks tanpa proteksi atau kondom.

"Gonore dapat menyebabkan cairan kental berwarna hijau atau kekuningan," jelas Wider.

Gejalanya bisa lainnya berupa:

  • sakit saat buang air kecil
  • pendarahan di antara siklus menstruasi

"Namun, penting untuk dicatat bahwa beberapa orang tidka mengalami gejala sama sekali," tambahnya.

4. Chlamydia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Wanita, Infeksi Menular Seksual Ini Bisa Buat Pria Alami Keputihan

Selain Wanita, Infeksi Menular Seksual Ini Bisa Buat Pria Alami Keputihan

Health | Rabu, 06 April 2022 | 15:31 WIB

Tanda Infeksi Menular Seksual Tidak Hanya di Area Genital, Kenali juga Gejala Lainnya!

Tanda Infeksi Menular Seksual Tidak Hanya di Area Genital, Kenali juga Gejala Lainnya!

Health | Minggu, 27 Maret 2022 | 17:08 WIB

Pertama Kali, FDA Menyetujui Kondom Khusus Seks Anal untuk Cegah Infeksi Menular Seksual

Pertama Kali, FDA Menyetujui Kondom Khusus Seks Anal untuk Cegah Infeksi Menular Seksual

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 21:29 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB