Pfizer Ajukan Izin Pemberian Booster Vaksin Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 15 April 2022 | 13:01 WIB
Pfizer Ajukan Izin Pemberian Booster Vaksin Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun
Ilustrasi vaksin Covid-19 (cottonbro dari Pexels)

Suara.com - Pfizer dan BioNTech sedang mengajukan izin kepada Food and Drug Administration (FDA) terkait pemberian booster vaksin Covid-19 pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun.

Pembuat vaksin Covid-19 mRNA itu mengatakan data baru menunjukkan anak-anak dalam kelompok usia itu bisa mendapatkan manfaat dari booster vaksin Covid-19.

Dalam sebuah penelitian, Pfizer dan BioNTech memberi 140 anak suntikan booster vaksin Covid-19 setelah 6 bulan mereka mendapatkan dosis kedua.

Para peneliti menemukan bahwa suntikan booster vaksin Covid-19 bisa meningkatkan respons kekebalan mereka.

Dalam sub-analisis dari 30 anak, ada peningkatan 36 kali lipat dalam titer antibodi penetralisir dibandingkan dengan tingkat antibodi yang terlihat setelah dosis kedua vaksin Covid-19 Pfizer.

Ilustrasi Vaksin COVID - 19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin COVID - 19. (Pixabay)

"Respons yang kuat diamati terlepas dari infeksi virus corona Covid-19 sebelumnya," kata peneliti dikutip dari Fox News.

Data tersebut belum dipublikasikan atau diperiksa oleh para ahli independen. Pejabat kesehatan telah mendesak semua orang yang berusia 12 tahun ke atas untuk menerima dosis booster.

Baru-baru ini, mereka juga merekomendasikan booster kedua untuk orang dewasa AS yang berusia 50 tahun ke atas.

Pfizer dan BioNTech juga berencana untuk berbagi data dengan European Medicines Agency (EMA) dan badan pengatur lainnya di seluruh dunia. Mereka melakukan pengujian ini pada anak-anak selama lonjakan varian Omicron.

Sebagian besar vaksinasi kurang efektif terhadap varian virus corona daripada virus corona Covid-19 aslinya. Tapi, vaksin Covid-19 ini masih menawarkan perlindungan yang kuat terhadap infeksi parah.

Anak-anak usia 5 hingga 11 tahun menerima sepertiga dari dosis yang diberikan kepada mereka yang berusia 12 tahun ke atas.

Suntikan Pfizer hanya tersedia untuk anak-anak di AS dan lebih dari seperempat kelompok usia yang lebih muda mendapatkan dua dosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amankah Vaksin Booster Covid-19 Pfizer Untuk Anak? Begini Penjelasannya

Amankah Vaksin Booster Covid-19 Pfizer Untuk Anak? Begini Penjelasannya

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 10:27 WIB

Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Lakukan 5 Hal Ini agar Vaksin Lebih Efektif!

Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Lakukan 5 Hal Ini agar Vaksin Lebih Efektif!

Health | Kamis, 14 April 2022 | 15:38 WIB

Terbuat dari Protein Virus Corona Asli, Vaksin Covid-19 Baru Buatan Jerman Dapat Melindungi Pasien Kanker

Terbuat dari Protein Virus Corona Asli, Vaksin Covid-19 Baru Buatan Jerman Dapat Melindungi Pasien Kanker

Health | Kamis, 14 April 2022 | 13:49 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB