Amankah Vaksin Booster Covid-19 Pfizer Untuk Anak? Begini Penjelasannya

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 15 April 2022 | 10:27 WIB
Amankah Vaksin Booster Covid-19 Pfizer Untuk Anak? Begini Penjelasannya
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Saat ini vaksin booster Covid-19 memang lebih banyak ditargetkan untuk usia dewasa. Belum banyak vaksin yang ditujukan untuk anAK.

Lalu vaksin booster apa yang aman digunakan bagi anak? Vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech klaim bahwa produknya aman digunakan sebagai suntikan booster bagi anak-anak usia 5-11 tahun. Hasil studi yang dilakukan bahkan menunjukkan adanya peningkatan antibodi melawan virus varian Omicron hingga 36 kali.

Perusahaan berencana untuk meminta izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat untuk pemakaian dosis booster bagi anak tersebut.

Data baru berasal dari penelitian kecil terhadap 140 anak usia 5 hingga 11 tahun yang diberi dosis 10 mikrogram ketiga vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech. Booster itu diberikan enam bulan setelah dosis kedua.

Ilustrasi vaksin booster. [ANTARA]
Ilustrasi vaksin booster. [ANTARA]

Para peneliti menganalisis kalau kadar antibodi dalam serum dari 30 anak terbentuk antibodi terhadap varian Omicron 36 kali lebih tinggi. Puncak antibodi terjadi sebulan setelah suntikan.

Dalam analisis dari 140 anak tanpa bukti infeksi Covid-19 sebelumnya, tingkat antibodi terhadap strain asli virus SARS-CoV-2 enam kali lebih tinggi dalam waktu satu bulan setelah dosis booster, dibandingkan dengan sebulan setelah dosis vaksin kedua.

Perusahaan mengatakan tidak ada masalah keamanan yang terkait dengan dosis booster vaksin pada kelompok anak-anak ini, dikutil dari CNN.

Studi dari Departemen Kesehatan Negara Bagian New York dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menemukan bahwa efektivitas vaksin Pfizer untuk anak-anak usia 5-12 tahun turun dari 68npersen menjadi 12 persen selama lonjakan Omicron. 

Namun, dua dosis vaksin terus memberikan perlindungan terhadap gejala infeksi yang lebih parah dan mengakibatkan perawatan darurat atau rawat inap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Gelombang Omicron Mereda, Korea Selatan Berencana Longgarkan Pembatasan

Update Covid-19 Global: Gelombang Omicron Mereda, Korea Selatan Berencana Longgarkan Pembatasan

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 10:08 WIB

Kelelahan Bisa jadi Gejala Virus Corona Covid-19 dan Kondisi Lain, Begini Perbedaannya!

Kelelahan Bisa jadi Gejala Virus Corona Covid-19 dan Kondisi Lain, Begini Perbedaannya!

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 08:30 WIB

Ngeri-ngeri Sedap, Warga China Laporkan Penularan COVID-19 Lewat Udara!

Ngeri-ngeri Sedap, Warga China Laporkan Penularan COVID-19 Lewat Udara!

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 04:25 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB