Salah Satu Anak Cristiano Ronaldo Meninggal, Ketahui Komplikasi Kehamilan Bayi Kembar

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 19 April 2022 | 12:30 WIB
Salah Satu Anak Cristiano Ronaldo Meninggal, Ketahui Komplikasi Kehamilan Bayi Kembar
Cristiano Ronaldo dengan Georgina Rodriguez [antara]

Suara.com - Pesepak bola Cristiano Ronaldo dan pasangannya, Georgina Rodriguez, sedang berduka. Salah satu dari anak kembarnya yang baru lahir meninggal dunia, Senin (18/4/2022) waktu setempat.

"Dengan kesedihan terdalam, kami harus mengumumkan bahwa putra kami telah meninggal. Ini adalah rasa sakit terbesar yang dapat dirasakan oleh setiap orang tua," tulis bintang Manchester United itu dalam cuitan Twitter.

Ia melanjutkan bahwa hanya kelahiran anak perempuannya yang memberi kekuatan dalam menjalani kondisi tersebut.

"Hanya kelahiran putri kami yang memberi kami kekuatan untuk menjalani momen ini dengan harapan dan kebahagiaan," sambungnya.

Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez mengumumkan kabar kehamilan anak kembar mereka pada Oktober tahun lalu. Pada Desember, mereka mengungkap jenis kelamin kedua buah hatinya.

Pengumuman Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez atas meninggalnya bayi mereka [Instagram/@cristiano]
Pengumuman Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez atas meninggalnya bayi mereka [Instagram/@cristiano]

Namun, kini mereka hanya bisa membesarkan putrinya.

"Putra kami, kau adalah malaikat kami. Kami akan selalu mencintaimu."

Dalam surat terbuka yang diunggah Cristian Ronaldo, ia tidak menyebutkan penyebab meninggalnya sang buah hati.

Terlepas dari ini, WebMD menjelaskan bahwa melahirkan bayi kembar memang memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi. Berikut beberapa komplikasi tersebut:

1. Lahir prematur

Bayi kembar berisiko lahir prematur sebelum 36 minggu dan memiliki masalah kesehatan ketika baru lahir. Terkadang, bayi kembar prematur juga mengalami cacat permanen.

2. Berat badan lahir rendah

Lebih dari setengah anak kembar lahir dengan kondisi ini, dengan berat kurang dari 2,3 kilogram. Bayi dengan berat badan lahir rendah memiliki peningkatan risiko masalah kesehatan setelah lahir, yakni:

  • Gangguan penglihatan dan pendengaran
  • Cacat mental
  • Cerebral Palsy

Namun, ini lebih mungkin terjadi jika bayi lahir sebelum 32 minggu atau beratnya kurang dari 1,5 kilogram.

3. Sindrom transfusi bayi kembar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segera Jadi Pelatih Manchester United, Ini 4 Alasan Erik ten Hag Wajib Pertahankan Ronaldo Musim Depan

Segera Jadi Pelatih Manchester United, Ini 4 Alasan Erik ten Hag Wajib Pertahankan Ronaldo Musim Depan

Bola | Selasa, 19 April 2022 | 12:09 WIB

Merasa Kehilangan, Seorang Bayi Kembar Cristiano Ronaldo dengan Georgina Rodriguez Meninggal

Merasa Kehilangan, Seorang Bayi Kembar Cristiano Ronaldo dengan Georgina Rodriguez Meninggal

Batam | Selasa, 19 April 2022 | 12:02 WIB

Man United dalam Masalah Jelang Lawan Liverpool: Fernandes Kecelakaan, Putra Ronaldo Meninggal

Man United dalam Masalah Jelang Lawan Liverpool: Fernandes Kecelakaan, Putra Ronaldo Meninggal

Bola | Selasa, 19 April 2022 | 10:10 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB