Penelitian Kanada Temukan Kematian akibat Covid-19 Lebih Tinggi di Akhir Pekan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 19 April 2022 | 19:14 WIB
Penelitian Kanada Temukan Kematian akibat Covid-19 Lebih Tinggi di Akhir Pekan
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Varian Omicron memang dianggap lebih ringan daripada varian virus corona sebelumnya. Tapi, sebuah studi mengungkapkan bahwa jumlah kematian akibat varian baru virus corona ini bisa lebih tinggi selama hari-hari tertentu.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Toronto di Kanada, kematian virus corona secara global pada akhir pekan lebih tinggi dibandingkan dengan hari kerja selama pandemi virus corona.

Studi ini menemukan bahwa jumlah rata-rata kematian global akibat virus corona Covid-19 6 persen lebih tinggi pada akhir pekan dibandingkan hari kerja selama pandemi.

Tim peneliti mempelajari semua kematian yang dilaporkan ke database Covid-19 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) antara 7 Maret 2020 hingga 7 Maret 2022.

Temuan penelitian, yang akan dipresentasikan pada Kongres Mikrobiologi Klinis dan Penyakit Menular Eropa (ECCMID) Eropa tahun ini di Portugal akhir bulan ini, sebagai berikut:

Ilustrasi virus corona Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)

1. Amerika Serikat memiliki rata-rata 1.483 kematian akibat Covid-19 pada akhir pekan dibandingkan dengan 1.220 pada hari kerja, yakni memiliki peningkatan 22 persen.

2. Brasil memiliki rata-rata 1.061 kematian akhir pekan dibandingkan dengan 823 pada hari kerja, yang artinya naik 29 persen.

3. Inggris memiliki rata-rata 239 kematian akhir pekan dibandingkan dengan 215 pada hari kerja, yang artinya ada peningkatan 11 persen.

Setelah menganalisis jumlah rata-rata kematian akibat Covid-19 pada hari-hari tertentu dalam seminggu, penelitian lebih lanjut menemukan bahwa perbedaan jumlah itu jauh lebih besar ketika membandingkan jumlah kasus antara hari Minggu hingga Senin yang mencapai 8.850, dibandingkan dengan 7.219 kematian pada hari Jumat hingga Senin.

baca juga

Namun, salah satu peneliti Dr Fizza Manzoor mencatat bahwa perbedaan tersebut tidak berlaku untuk semua negara.

Karena, kematian akibat virus corona di akhir pekan di Jerman lebih rendah dibandingkan dengan hari kerja.

"Tapi, keterlambatan pelaporan jumlah kasus tidak bisa menjelaskan penyebab peningkatan kematian akibat Covid-19 di akhir pekan," kata Dr Manzoor dikutip dari Times of India.

Peningkatan kasus virus corona di akhir pekan ini mungkin disebabkan oleh efek libur akhir pekan.

"Terlebih lagi, temuan kami menunjukkan bahwa masalah ini tidak terselesaikan meskipun kinerja dan kesadaran sistem kesehatan meningkat selama pandemi," jelasnya.

Menurut para peneliti, keterlambatan pelaporan kasus kematian akibat Covid-19 tidak bisa disalahkan. Tetapi, kekurangan staf medis, kapasitas, dan pengalaman bisa menjadi beberapa faktor yang berkontribusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tes Covid-19 Lewat Napas Pertama di Dunia Dilakukan di Amerika Serikat, Apakah Akurat?

Tes Covid-19 Lewat Napas Pertama di Dunia Dilakukan di Amerika Serikat, Apakah Akurat?

Health | Selasa, 19 April 2022 | 16:59 WIB

Tambah Lagi, Shanghai Laporkan Tiga Kematian Akibat Covid-19 Selama Lockdown

Tambah Lagi, Shanghai Laporkan Tiga Kematian Akibat Covid-19 Selama Lockdown

Health | Selasa, 19 April 2022 | 17:05 WIB

Mulai Reda, Pasien COVID-19 di Surabaya Sekarang Hanya Tersisa 50 orang

Mulai Reda, Pasien COVID-19 di Surabaya Sekarang Hanya Tersisa 50 orang

Jatim | Selasa, 19 April 2022 | 16:45 WIB

Terkini

4 Lipstik Dior Paling Murah di Zalora, Budget Terbatas Tetap Bisa Coba Merek Premium

4 Lipstik Dior Paling Murah di Zalora, Budget Terbatas Tetap Bisa Coba Merek Premium

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:06 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Shio Berdasarkan Tahun Lahir? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami

Bagaimana Cara Mengetahui Shio Berdasarkan Tahun Lahir? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:05 WIB

LP3HI Gugat Praperadilan Kasus Febrie Adriansyah, Anggap Ada Kejanggalan Prosedur Administratif

LP3HI Gugat Praperadilan Kasus Febrie Adriansyah, Anggap Ada Kejanggalan Prosedur Administratif

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:04 WIB

Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government

Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:03 WIB

Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang

Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB

Daftar Harga Emas Pegadaian 17 juli: Antam, UBS, dan Galeri 24

Daftar Harga Emas Pegadaian 17 juli: Antam, UBS, dan Galeri 24

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:55 WIB

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:50 WIB

Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia

Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:50 WIB

Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya

Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:49 WIB

Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun

Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun

DPR | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:44 WIB

×