Viral Cuitan Warganet tentang Anak Tantrum Mengganggu Publik, Dokter Residen: Pasang Earphone!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 20 April 2022 | 18:30 WIB
Viral Cuitan Warganet tentang Anak Tantrum Mengganggu Publik, Dokter Residen: Pasang Earphone!
Ilustrasi tantrum pada anak. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Mengatasi anak tantrum terkadang dapat membuat orang tua ikut marah. Terlebih jika hal itu terjadi di tempat publik.

Tantrum merupakan kondisi ketika anak usia balita meluapkan emosinya, biasanya ditandai dengan menangis kencang, berguling-guling di lantai, hingga melempar barang.

Menurut Alodokter, kondisi tersebut dapat membuat orang tua stres dan bingung. Tetapi sebenarnya, ini adalah kondisi normal dan merupakan bagian dari proses perkembangan anak.

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh terbatasnya kemampuan bahasa anak untuk mengekspresikan perasaannya.

Terkait dengan hal ini, Dokter Residen Bedah Umum Febrina Sugianto ikut berkomentar saat seorang warganet mencuit rasa terganggunya dengan anak tantrum.

Dalam unggahannya, Selasa (19/4/2022), Febrina melampirkan hasil tangkap layar cuitan seorang warganet yang mengatakan bahwa sudah seharusnya orangtua membawa anak tantrum ke tempat tenang, bukan di ruang publik.

Cuitan Febrina Sugianto (Twitter)
Cuitan Febrina Sugianto (Twitter)

"Karena selain mengganggu publik, anak juga sudah ditenangin di keramaian. Kalau Anda termasuk orangtua yang begitu, maka judgement-nya bukan buat Anda," tulis warganet tersebut.

Tidak setuju dengan saran tersebut, sang dokter pun menceritakan pengalamannya saat duduk bersebelahan dengan seorang ibu yang anaknya sedang tantrum di pesawat.

Sebagai orang dewasa, Febrina mengaku paham bahwa orangtua anak tersebut juga merasa frustasi.

"Yang paling gak mau anaknya tantrum ya orang tuanya lah, tahu gak apa yang bisa lo lakukan? Segampang pasang earphones lo & dengerin itu Spotify yang sudah lo bayar tiap bulan," cuit Febrina.

Menurutnya, tantrum dapat terjadi dalam kondisi yang tidak terduga dan di tempat yang tidak 'ideal'. Sehingga, cara terbaik menanggapi anak tantrum di ruang publik adalah membiarkan orang tua anak tersebut menanganinya.

"Ga selalu bisa ideal begitu, kadang circumstances-nya gak mendukung. Lebih baik biarkan orang tuanya handle, karena mereka yang paling kenal anaknya," sambung Febrina.

Febrina mengatakan publik sudah sepantasnya memberi sang orangtua waktu untuk menenangkan anaknya.

"Lo kalau keganggu kan bisa distract diri lo sendiri. Be understanding," tandas Febrina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Menyikapi Anak yang Sedang Tantrum, Orang tua Harus Tenang!

5 Cara Menyikapi Anak yang Sedang Tantrum, Orang tua Harus Tenang!

Your Say | Senin, 28 Februari 2022 | 11:58 WIB

Anak Tantrum, Awas, Orangtua Rentan Lakukan 4 Kesalahan Berikut

Anak Tantrum, Awas, Orangtua Rentan Lakukan 4 Kesalahan Berikut

Health | Rabu, 09 Februari 2022 | 18:30 WIB

Larissa Chou Kurung Yusuf di Kamar Mandi Gara-Gara Tantrum

Larissa Chou Kurung Yusuf di Kamar Mandi Gara-Gara Tantrum

Entertainment | Jum'at, 31 Desember 2021 | 15:55 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB