Jadi Kasus Reinfeksi Tercepat, Wanita Ini Tertular Covid-19 Dua Kali Dalam 3 Minggu dengan 2 Varian Berbeda

Arendya Nariswari | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 21 April 2022 | 11:46 WIB
Jadi Kasus Reinfeksi Tercepat, Wanita Ini Tertular Covid-19 Dua Kali Dalam 3 Minggu dengan 2 Varian Berbeda
ilustrasi wanita sakit (Unsplash)

Suara.com - Seorang wanita asal Spanyol sudah tertular Covid-19 sebanyak dua jali dalam tiga minggu. Ini menjadi kasus reinfeksi tercepat yang pertama kali diketahui.

Wanita tersebut pertama kali terinfeksi varian Delta pada 20 Desember tahun lalu.

Sebelumnya, wanita tersebut sudah divaskinasi lengkap dan mendapat booster 12 hari sebelum infeksi pertama, lapor The Sun.

Ketika terinfeksi varian Delta, wanita tersebut tidak mengalami gejala apa pun. Namun, ia tetap karantina mandiri selama 10 hari penuh sebelum kembali bekerja.

Lalu pada 10 Januari, 20 hari setelah tes positif pertama, ia merasa tidak enak badan, dengan demam serta batuk. Ia pun kembali melakukan tes Covid-19, dan hasilnya kembali positif.

Ilustrasi saat batuk dan etika saat batuk (pexels/edward-jenner)
Ilustrasi terinfeksi virus corona (pexels/edward-jenner)

Varian Omicron dikenal jauh lebih menular dari Delta, dan dapat menghindari sistem kekebalan yang sudah terbangun, baik dari vaksin maupun infeksi.

Meski begitu, Omicron cenderung menyebabkan infeksi lebih ringan dan penderita akan sembuh dalam beberapa hari.

"Kasus ini menyoroti potensi varian Omicron untuk menghindari kekebalan sebelumnya yang diperoleh baik dari infeksi alami dari varian lain atau dari vaksin," jelas penulis studi Gemma Recio dari Institut Catal de Salut, Tarragona, Spanyol.

Kata lainnya, orang yang sudah pernah terinfeksi tidak dapat berasumsi bahwa mereka terlindungi dari infeksi ulang. Bahkan, jika sudah divaksinasi sebelumnya.

Namun, vaksin Covid-19 dapat melindungi orang yang terinfeksi dari penyakit parah dan rawat inap.

"Kasus ini juga menggarisbawahi kebutuhan untuk melakukan pengawasan genomik virus dari infeksi pada mereka yang divaksinasi penuh dan infeksi ulang," sambungnya.

"Pemantauan semacam itu akan membantu mendeteksi varian dengan kemampuan untuk menghindari sebagian dari respons imun," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Didominasi Omicron BA.2, Kasus Positif di AS Mulai Naik Lagi

Update Covid-19 Global: Didominasi Omicron BA.2, Kasus Positif di AS Mulai Naik Lagi

Health | Rabu, 20 April 2022 | 10:13 WIB

Hasil Riset: Orang yang Tidak Divaksin dan Terinfeksi Varian Omicron akan Timbulkan Respons Imun Terbatas

Hasil Riset: Orang yang Tidak Divaksin dan Terinfeksi Varian Omicron akan Timbulkan Respons Imun Terbatas

Surakarta | Selasa, 19 April 2022 | 12:58 WIB

Kali Pertama sejak Gelombang Omicron, di Shanghai 3 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Kali Pertama sejak Gelombang Omicron, di Shanghai 3 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Jogja | Selasa, 19 April 2022 | 10:33 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB