Ghosting: Sama Menyakitkannya dengan Cedera Tubuh, Begini Caranya untuk Move On

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Minggu, 24 April 2022 | 15:31 WIB
Ghosting: Sama Menyakitkannya dengan Cedera Tubuh, Begini Caranya untuk Move On
Dighosting atau ditinggalkan secara tiba-tiba memang sangat melukai hati.(freepik/xandrajunia)

Suara.com - Menjadi korban 'ghosting' bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Bahkan, perilaku ini dapat membuat korban merasa sakit hati, terutama pada orang yang memiliki harga diri rendah.

Berdasarkan laman Psychology Today, hubungan atau ikatan nyata yang berakhir secara tiba-tiba dan tanpa penjelasan yang jelas dapat menyebabkan reaksi traumatis.

Dalam studi psikologis, penolakan sosial akan mengaktifkan jalur neurologis yang sama dengan rasa sakit fisik.

"Rasa sakit fisik dan rasa sakit emosional sebenarnya berada di jalur yang sama. Jadi, penolakan sosial dapat menyebabkan tingkat rasa sakit yang sama yang akan ditimbulkan oleh cedera pada tubuh," kata psikolog Jennice Vilhauer.

Terlebih, orang dengan harga diri rendah juga cenderung melepaskan lebih sedikit opioid (reseptor yang mengurangi rasa sakit) yang dihasilkan secara internal ke otak setelah penolakan.

Ilustrasi Dighosting (pexels/Alena Darmel)
Ilustrasi Dighosting (pexels/Alena Darmel)

Artinya, orang yang memiliki harga diri rendah kurang bisa menoleransi rasa sakit akibat ditinggalkan atau diabaikan.

Ghosting bukanlah cara yang bagus untuk mengakhiri sebuah hubungan. Sebab, ini termasuk perilaku pasif-agresif, yakni melindungi diri sendiri dengan mengorbankan perasaan orang lain.

Bagaimana cara move on setelah di-ghosting?

Menurut Villhauer, perilaku ghosting bukanlah salah korban dan bukan berarti sang korban tidak layak untuk dicintai.

baca juga

"Ini menunjukkan bahwa pelaku tidak memiliki keberanian untuk menghadapi ketidaknyamanan emosi mereka sendiri atau emosimu, dan mereka juga tidak memahami dampak dari perilaku tersebut," ungkap Villhauer.

Ia selalu mendorong pasien korban ghosting untuk menjadi orang yang lebih baik, pertahankan harga diri dan biarkan pelaku pergi.

"Jangan biarkan perilaku buruk orang lain merampas masa depanmu dengan tidak terbuka dan menutup diri dari hubungan yang lain," imbuhnya.

Selain itu, fokuskan energi pada hal-hal yang membuat bahagia. Menurut Villhauer, cara ini akan membuat orang yang lebih baik menghampiri selama korban tetap membuka hati dan fokus ke masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyesek! Beli Tas Chanel Rp38 Juta, Wanita Ini Ternyata Kena Tipu hingga Jadi Korban Ghosting Penjualnya

Nyesek! Beli Tas Chanel Rp38 Juta, Wanita Ini Ternyata Kena Tipu hingga Jadi Korban Ghosting Penjualnya

Lifestyle | Kamis, 21 April 2022 | 13:33 WIB

5 Tips Supaya Kamu Gak Kena Ghosting

5 Tips Supaya Kamu Gak Kena Ghosting

Your Say | Senin, 18 April 2022 | 20:20 WIB

5 Alasan Cowok Ghosting Cewek, Jangan Dijudge Duluan!

5 Alasan Cowok Ghosting Cewek, Jangan Dijudge Duluan!

Your Say | Senin, 18 April 2022 | 13:14 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×