Daftar Gejala DBD pada Anak, Orangtua Perlu Waspada

Yasinta Rahmawati

Senin, 25 April 2022 | 12:55 WIB
Daftar Gejala DBD pada Anak, Orangtua Perlu Waspada
Ilustrasi gambar gejala dbd pada anak. (freepik)

Suara.com - Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk yang terinfeksi. Ini adalah penyakit akut tiba-tiba dengan gejala seperti sakit kepala, demam, kelelahan, nyeri otot dan sendi yang parah, pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati ), serta munculnya ruam. Lantas, apa saja gejala DBD pada anak?

Diketahui, demam berdarah atau DBD dapat menyerang siapa saja tetapi cenderung lebih parah pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Selain itu, DBD juga cukup banyak menyerang anak-anak. Oleh karena itu, pastikan agar  menjaga tubuh tetap dalam keadaan imun atau sistem kekebalan yang baik.

Gejala DBD pada Anak

Melansir dari situs Medicine Net, Senin (25/4/2022), demam berdarah adalah bentuk penyakit virus yang lebih parah. Gejalanya meliputi sakit kepala,  demam, ruam, dan adanya pendarahan (hemorrhage) di dalam tubuh.

Selain itu, petechiae (bintik-bintik merah kecil atau bercak ungu atau lecet di bawah kulit), pendarahan di hidung atau gusi, tinja hitam, dan mudah memar adalah juga jadi beberapa gejala demam berdarah.

Umumnya, semam berdarah dimulai dengan gejala seperti flu non- spesifik seperti menggigil, sakit kepala, nyeri di belakang mata yang dapat memburuk saat menggerakkan mata, kehilangan nafsu makan, merasa tidak enak badan (malaise), dan sakit punggung bawah. Selain itu, ada juga beberapa gejala umum lainnya yakni sebagai berikut:

  • Nyeri yang menyakitkan di kaki dan persendian terjadi selama jam-jam pertama sakit
  • Suhu naik dengan cepat setinggi 104 F (40 C), dengan detak jantung yang relatif rendah (bradikardia)
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Mata memerah
  • Ruam kemerahan atau merah muda pucat muncul di wajah dan kemudian menghilang
  • Kelenjar getah bening di leher dan selangkangan sering membengkak
  • Demam tinggi dan umumnya berlangsung selama 2 sampai 4 hari, diikuti dengan penurunan suhu tubuh yang cepat (defervescence) dengan keringat yang banyak
  • Suhu normal yang berlangsung sekitar satu hari, lalu suhu kembali naik secara cepat pada hari berikutnya
  • Muncul ruam gatal berbintik merah kecil (petechiae) berbarengan dengan demam serta menyebar ke anggota tubuh kecuali wajah
  • Telapak tangan maupun telapak kaki biasanya berwarna merah cerah serta bengkak

Demikian informasi mengenai gejala DBD pada anak yang penting untuk diketahui. Jika para orangtua melihat sang anak mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas, segera bawa ke rumah sakit agar segera mendapatkan perawatan dan pengobatan.

Kontributor : Ulil Azmi

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Demam Berdarah di Tabanan Merebak, Dinkes Mulai Lakukan Fogging di Beberapa Tempat

Kasus Demam Berdarah di Tabanan Merebak, Dinkes Mulai Lakukan Fogging di Beberapa Tempat

Bali | Senin, 25 April 2022 | 09:13 WIB

Angka Kematian DBD di Indonesia Terbanyak di Asia, Kebutuhan Vaksin Dengue Semakin Mendesak

Angka Kematian DBD di Indonesia Terbanyak di Asia, Kebutuhan Vaksin Dengue Semakin Mendesak

Health | Rabu, 20 April 2022 | 14:42 WIB

Ternyata Fogging Tak Cukup Cegah DBD, Lalu Harus Bagaimana?

Ternyata Fogging Tak Cukup Cegah DBD, Lalu Harus Bagaimana?

Health | Rabu, 20 April 2022 | 12:50 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB