Pembatasan Waktu Makan Tidak Efektif bagi Penderita Obesitas, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 26 April 2022 | 15:05 WIB
Pembatasan Waktu Makan Tidak Efektif bagi Penderita Obesitas, Ini Sebabnya!
Ilustrasi obesitas. [unsplash]

Suara.com - Sebuah penelitian di New England Journal of Medicine mengatakan aturan pembatasan waktu makan pada jam 8 pagi dan 4 sore tidak akan membantu penurunan berat badan pada orang obesitas, lemak tubuh dan faktor risiko metabolik yang lebih besar dibandingkan dengan pembatasan kalori harian.

Para peneliti di Southern Medical University di Guangzhou, Cina secara acak membagi 139 pasien obesitas ke dalam dua kelompok. Satu kelompok menjalani pola makan yang dibatasi hanya antara jam 8 pagi hingga 4 sore sekaligus pembatasan asupan kalori.

Sedangkan, kelompok obesitas kedua hanya menjalani aturan pembatasan asupan kalori harian tanpa pembatasan waktu.

Para peserta pria diinstruksikan untuk membatasi asupan kalori harian mereka menjadi hanya 1500 -1800 kalori. Sedangkan wanita mengikuti pembatasan kalori 1200 hingga 1500 kalori setiap hari.

Hasil utama dari penelitian ini adalah perbedaan berat badan antara kedua kelompok dari awal dan hasil sekunder yang meliputi perubahan lingkar pinggang, indeks massa tubuh, jumlah lemak tubuh, dan ukuran faktor risiko metabolik.

Ilustrasi makan [Pixabay]
Ilustrasi makan [Pixabay]

Para peserta pun diminta menimbang makanan yang dikonsumsinya agar sesuai dengan batasan kalori yang disarankan.

Mereka juga diminta mencatatnya dalam buku harian dan memotret makanan yang dikonsumsi selama 6 bulan mengikuti penelitian. 118 dari 139 pun peserta berhasil menyelesaikan penelitian.

"Perubahan berat badan tidak berbeda secara signifikan pada kedua kelompok setelah 12 bulan," kata peneliti dikutip dari Fox News.

Selain itu, pembatasan waktu makan dan pembatasan kalori harian menghasilkan efek yang sama sehubungan dengan pengurangan lemak tubuh, lemak visceral, tekanan darah, kadar glukosa, dan kadar lipid selama periode intervensi 12 bulan.

baca juga

Para penulis menambahkan meskipun pembatasan asupan kalori memberikan efek menguntungkan dibandingkan pembatasan waktu makan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembatasan waktu makan bisa menjadi alternatif untuk membatasi kalori guna mengelola berat badan.

"Kami berspekulasi bahwa data ini mendukung pentingnya pembatasan asupan kalori ketika Anda sudah membatasi waktu makan," jelas studi tersebut.

Para penulis memperingatkan penelitian mereka tidak dapat digeneralisasi untuk pasien diabetes dan penyakit jantung. Penelitian mereka juga terbatas karena aktivitas fisik tidak terkontrol dan pengeluaran energi total tidak diukur.

Tetapi, kesimpulan yang didukung oleh penelitian baru ini adalah ketika menjadi subjek penelitian yang dirancang dan dilakukan dengan benar.

Penyelidikan ilmiah itu tidak lebih membantu daripada sekadar mengurangi asupan kalori harian guna menurunkan berat badan dan faktor kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Zepp Health: Durasi Tidur Global Menurun, Indonesia Hanya 6 Jam 36 Menit di Bawah Rata-rata Global

Studi Zepp Health: Durasi Tidur Global Menurun, Indonesia Hanya 6 Jam 36 Menit di Bawah Rata-rata Global

Health | Senin, 25 April 2022 | 15:10 WIB

Bosan Kurus! Kenali 4 Jenis Makanan Penambah Berat Badan Ini

Bosan Kurus! Kenali 4 Jenis Makanan Penambah Berat Badan Ini

Your Say | Rabu, 20 April 2022 | 20:30 WIB

Wanita Hati-hati, Kelebihan Berat Badan Meningkatkan Risiko Kanker Endometrium

Wanita Hati-hati, Kelebihan Berat Badan Meningkatkan Risiko Kanker Endometrium

Health | Rabu, 20 April 2022 | 14:17 WIB

Terkini

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:26 WIB

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:25 WIB

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:17 WIB

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:15 WIB

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:10 WIB

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

×