Suara.com - Paronychia atau yang kerap disebut cantengan adalah kondisi ketika salah satu sisi kuku atau ujung kuku tumbuh mengenai daging di area kuku. Umumnya kondisi ini terjadi di bagian ibu jari kaki. Lantas, bagaimana cara mengobati cantengan?
Penderita cantengan akan merasakan nyeri yang tak tertahankan di bagian ibu jari. Bahkan jika semakin parah akan membuat ibu jari kemerahan hingga membengkak. Meski terdengar mengerikan, cantengan merupakan kondisi yang umum terjadi dan tidak perlu dicemaskan.
Namun saat cantengan terasa kian memburuk dan membuat Anda tak nyaman maka Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut ini untuk mengobati cantengan yang Anda derita.
Cara Mengobati Cantengan
Sebagaimana yang disebutkan bahwa cantengan adalah kondisi yang lazim terjadi namun jika cantengan menimbulkan nyeri, khususnya saat berjalan dan mengenakan sepatu maka jangan dibiarkan begitu saja.
Pasalnya jika kondisi ini dibiarkan begitu saja atau tdak mendapatkan penanganan yang tepat maka bisa menimbulkan infeksi. Agar kondisi tak semakin memburuk Anda dapat menangani catenga secara mandiri di rumah.
Adapun cara mengobati cantengan secara mandiri di rumah yaitu sebagai berikut.
- Bersihkan kaki dengan air bersih dan sabun secara rutin.
- Rendam kaki di air hangat selama 15–20 menit sebanyak 3–4 kali sehari untuk meredakan pembengkakan pada ibu jari.
- Jika rasa nyeri semakin mengganggu maka konsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.
- Jaga kaki agar tetap kering serta jangan gunakan alas kaki dan kaus kaki yang terlalu ketat.
- Gunakan alas kaki dengan ujung terbuka, seperti sandal jepit agar kuku tidak mendapat tekanan.
Tak hanya menjaga kebersihan kaki yang terkena cantengan, Anda dapat memanfaatkan ramuan herbal di rumah jika cantengan terasa belum terlalu parah.
Adapun beberapa ramuan atau pun tanaman herbal berikut ini dianggap mampu meredakan cantengan.
![Jempol kaki lelaki. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/original/2017/06/20/42804-jempol-kaki-lelaki.jpg)
1. Daun Dewa
Tanaman herbal ini memiliki efek farmakologis antibakteri dan antijamur yang bisa mengobati cantengan. Haluskan daun dewa yang telah dicuci bersih lalu bubuhkan ke area tubuh area kuku yang terkena cantengan.
2. Cuka Apel
Cuka apel mengandung antimikroba dan antibakteri yang dapat meredakan infeksi. Celupkan kapas ke dalam cuka apel lalu tempelkan di bagian kuku yang terkena cantengan.
Penanganan secara mandiri di rumah bisa dilakukan selama dua hingga tiga hari, namun apabila centangan tak kunjung membaik maka konsultasikan kepada dokter.
Pada kasus cantengan yang sudah parah umumnya dokter akan melakukan operasi pencabutan sebagian atau seluruh kuku.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
5 Manfaat Cuka Apel bagi Kesehatan Tubuh, Mampu Menangkal Radikal Bebas
Your Say | Jum'at, 08 April 2022 | 19:54 WIB
Simak, 6 Obat Diare Alami Terampuh yang Mudah Ditemukan
Health | Kamis, 07 April 2022 | 12:43 WIB
Bisa Menurunkan Berat Badan, Ini 5 Manfaat Cuka Apel, Tertarik Mencoba?
Your Say | Kamis, 31 Maret 2022 | 20:08 WIB
Terkini
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB