Menopause Bisa Sebabkan Masalah Mata, Ini 3 Kondisi yang Harus Diwaspadai!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 30 April 2022 | 14:12 WIB
Menopause Bisa Sebabkan Masalah Mata, Ini 3 Kondisi yang Harus Diwaspadai!
Ilustrasi menopause (shutterstock)

Suara.com - Menopause biasanya terjadi antara usia 45-55 tahun, karena tingkat estrogen wanita menurun. Gejala awal menopause termasuk hot flushes, keringat malam, suasana hati yang buruk, dan gairah seks yang berkurang.

Berbagai perubahan mata juga bisa terjadi selama tingkat hormon berfluktuasi. Tapi, penglihatan seorang wanita mungkin akan sedikit berubah ketika menopause.

Karena itu, pemeriksaan mata secara teratur sangat penting untuk menemukan penyakit mata lebih awal, sehingga lebih mudah diobati. Berikut ini dilansir dari Express, beberapa perubahan mata yang mungkin pertanda manopause.

1. Katarak

Menurut The North American Menopause Society, prevalensi katarak lebih tinggi pada wanita pascamenopause daripada pria pada usia yang sama.

Ilustrasi operasi katarak. (Shutterstock)
Ilustrasi operasi katarak. (Shutterstock)

"Untungnya, penelitian belum menemukan hubungan yang signifikan antara terapi hormon, usia saat pertama kali menstruasi, usia saat menopause, atau tahun penggunaan kontrasepsi dan katarak," kata situs medis tersebut.

Gejala ini berkembang perlahan dan tanpa rasa sakit serta sering dimulai setelah usia 60 tahun. Masalah mata termasuk sensitivitas silau, penglihatan berawan, kesulitan melihat di malam hari, penglihatan ganda, dan hilangnya intensitas warna.

2. Glaukoma

Glaukoma adalah sekelompok masalah mata yang menyebabkan kerusakan pada saraf optik, biasanya dari peningkatan tekanan di mata.

The North American Menopause Society menunjukkan bahwa ini tidak secara langsung terkait dengan menopause. Tapi, usia bisa menjadi faktor risiko dari masalah mata tertentu.

Glaukoma dapat merusak penglihatan secara permanen dan menyebabkan kebutaan jika tidak diobati.

3. Mata kering

Mata kering adalah masalah yang sangat umum di kalangan wanita menopause. The North American Menopause Society menjelaskan beberapa wanita melaporkan mata kering dan gatal kronis setelah menopause.

Kondisi ini sering kali disertai kepekaan terhadap cahaya, penglihatan kabur, peningkatan robekan, atau kelopak mata bengkak atau memerah, suatu kondisi yang disebut sindrom mata kering kronis.

Kondisi ini dapat terjadi di iklim kering dan penyakit tertentu, seperti sindrom Sjögren, penyakit autoimun yang mempengaruhi kelenjar dan penggunaan beberapa obat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Baru, Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Masalah Kesehatan Mata Langka!

Temuan Baru, Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Masalah Kesehatan Mata Langka!

Health | Sabtu, 16 April 2022 | 14:29 WIB

4 Tips Diet untuk Meredakan Gejala Menopause: Konsumsi Daging Hingga Tahu dan Tempe

4 Tips Diet untuk Meredakan Gejala Menopause: Konsumsi Daging Hingga Tahu dan Tempe

Health | Sabtu, 09 April 2022 | 09:10 WIB

Mengenal Presbiopia, Masalah Mata yang Terjadi Seiring Bertambahnya Usia

Mengenal Presbiopia, Masalah Mata yang Terjadi Seiring Bertambahnya Usia

Health | Minggu, 06 Maret 2022 | 15:33 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB