WHO Memperkirakan Ada 15 Juta Kematian Selama Pandemi Covid-19

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 06 Mei 2022 | 10:36 WIB
WHO Memperkirakan Ada 15 Juta Kematian Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa pandemi Covid-19 telah merenggut hampir 15 juta nyawa di seluruh dunia.

Angka tersebut didasarkan pada konsep kematian berlebih, jumlah kematian yang terjadi di luar perkiraan tanpa adanya pandemi dan mencakup orang yang meninggal karena Covid-19 maupun tidak.

WHO mencatat bahwa dari 1 Januari 2020 hingga 31 Desember 2021 ada 13,3 juta sampai 16,6 juta kematian berlebih, dengan sebagian besar (84%) terjadi Asia Tenggara, Eropa dan Amerika.

Badan kesehatan PBB tersebut juga menemukan bahwa 53% dari kelebihan kematian terjadi di negara berpenghasilan sangat rendah hingga menengah, 15% di negara berpenghasilan tinggi, serta 4% di negara berpenghasilan rendah.

Jenis kelamin dan usia juga penting, dengan 57% kematian terjadi di antara laki-laki, lapor The Guardian.

Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]
Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]

"Data serius ini tidak hanya menunjukkan dampak pandemi, tetapi juga kebutuhan semua negara untuk berinvestasi dalam sistem kesehatan yang lebih tangguh," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Sementara itu, WHO memperkirakan Covid-19 telah menyebabkan 5,42 juta kematian. Sementara data dari Universitas Johns Hopkins menyebut jumlahnya lebih dari 6 juta.

Angka dari WHO tersebut didasarkan pada data kematian yang dilaporkan oleh tiap negara serta pemodelan statistik.

Namun, di beberapa negara, termasuk India, telah memperdebatkan metodologi WHO untuk menghitung kematian akibat Covid-19, menolak gagasan bahwa ada lebih banyak kematian daripada yang dihitung secara resmi.

baca juga

Tetapi ahli epidemoplogi di London School of Hygiene and Tropical Medicine, John Edmunds, mengatakan melihat kematian berlebih memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang dampak pandemi pada kematian secara keseluruhan daripada kematian akibat Covid-19 saja.

“Sayangnya, angka sekitar 15 juta kematian secara global selama dua tahun pertama pandemi kemungkinan akan jauh lebih akurat daripada 6 juta atau lebih kematian terkonfirmasi yang telah dicatat,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perut Buncit Meningkatkan Kematian Akibat Kanker Prostat pada Pria, Begini Penjelasannya!

Perut Buncit Meningkatkan Kematian Akibat Kanker Prostat pada Pria, Begini Penjelasannya!

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 10:47 WIB

Terungkap, Alasan Mengapa Penyebab Kematian Tiga Anak Di Jakarta Disebut Hepatitis Misterius

Terungkap, Alasan Mengapa Penyebab Kematian Tiga Anak Di Jakarta Disebut Hepatitis Misterius

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 20:55 WIB

WHO Peringatkan Epidemi Obsitas di Eropa, Berkaitan Dengan Jutaan Kematian

WHO Peringatkan Epidemi Obsitas di Eropa, Berkaitan Dengan Jutaan Kematian

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 16:15 WIB

Terkini

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

×