Belum Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Pandemi? Ahli Ungkap Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:46 WIB
Belum Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Pandemi? Ahli Ungkap Penyebabnya!
Ilustrasi virus corona covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Selama lebih dari 2 tahun pandemi, beberapa orang mungkin masih belum terinfeksi Covid-19. Fenomena ini pun masih menjadi salah satu misteri terbesar pandemi Covid-19.

Para ilmuwan di seluruh dunia sedang menyelidiki orang-orang yang belum pernah terinfeksi virus corona Covid-19 sejauh ini.

András Spaan, ahli mikrobiologi klinis dan rekan di Universitas Rockefeller di New York, mengatakan sebuah studi internasional telah mendaftarkan 700 peserta dan menyaring lebih dari 5.000 orang yang berpotensi kebal terhadap virus corona Covid-19.

Bob Wachter, profesor dan ketua departemen kedokteran di University of California di San Francisco, mengatakan orang-orang seperti itu harus diwaspadai.

Orang-orang yang selalu memakai masker di ruang publik dalam ruangan, patuh vaksin Covid-19 dua kali dan booster, sering melakukan tes Covid-19 dan menghindari pertemuan atau perjalanan berisiko tinggi mungkin memiliki peluang lebih kecil untuk tertular virus corona Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Rendahnya tingkat komunitas yang tersebar di wilayah tertentu atau kemampuan untuk bekerja dari rumah mungkin juga telah melindungi beberapa orang dari virus corona lebih baik daripada lainnya.

Selain itu dilansir dari Times of India, beberapa orang mungkin melawan virus lebih cepat karena memiliki antibodi yang sudah ada sebelumnya dan sel kekebalan memori yang mengenali virus.

Beberapa orang dengan sistem kekebalan tubuh kuat mungkin juga tidak terinfeksi virus corona ketika banyak kasus positif Covid-19, sekalipun tidak memakai masker.

Ada pula hipotesis yang menyatankan bahwa beberapa orang mungkin memiliki lebih sedikit reseptor di hidung, tenggorokan, dan paru-paru mereka untuk mengikat virus.

baca juga

Para ahli pun berharap dengan mempelajari kondisi orang-orang yang terhindar dari virus corona Covid-19 ini bisa memberikan petunjuk baru. Misalnya, gen mereka mungkin bisa mencegah orang lain terinfeksi virus corona.

Langkah ini juga bisa membantu mengobati mereka yang tertular virus, sehingga ditemukanlah pengobatan yang lebih baik dan efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-Gara Infeksi Virus Corona Covid-19, Bon Jovi Tak Bisa Nyanyi selama 2 Minggu

Gara-Gara Infeksi Virus Corona Covid-19, Bon Jovi Tak Bisa Nyanyi selama 2 Minggu

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 09:06 WIB

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Tingkatkan Risiko Stroke Mata, Apa Itu?

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Tingkatkan Risiko Stroke Mata, Apa Itu?

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 08:58 WIB

Satgas COVID-19 Ungkap Penerima Vaksin Booster Sudah Tembus 41 Juta Orang

Satgas COVID-19 Ungkap Penerima Vaksin Booster Sudah Tembus 41 Juta Orang

Health | Senin, 09 Mei 2022 | 20:44 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×