facebook

WHO Kritik Strategi Nol Covid China: Itu Tidak Mungkin!

Vania Rossa | Lilis Varwati
WHO Kritik Strategi Nol Covid China: Itu Tidak Mungkin!
Ilustrasi karantinaCovid-19 (Pexels)

China dinilai telah melakukan tindakan kejam karena mengurung populasi sebanyak 25 juta orang di Kota Shanghai selama berminggu-minggu.

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkritik strategi nol Covid yang ditargetkan China dalam penanganan pandemi. Menurut WHO, strategi itu tidak baik secara jangka panjang dan China diminta untuk mengubah kebijakannya.

China dinilai telah melakukan tindakan kejam karena mengurung populasi sebanyak 25 juta orang di Kota Shanghai selama berminggu-minggu.

Penguncian di Shanghai telah menyebabkan kemarahan dan protes yang jarang terjadi selama ini. Selain itu, mobilitas di ibukota Beijing juga perlahan-lahan telah dibatasi.

"Ketika kami berbicara tentang strategi nol-Covid, kami tidak berpikir itu berkelanjutan, mengingat perilaku virus sekarang dan apa yang kami antisipasi di masa depan," kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers, dikutip dari Channel News Asia.

Baca Juga: Kali Pertama sejak Gelombang Omicron, di Shanghai 3 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

WHO telah membahas hal tersebut dengan para ahli China. Menurut Tedros, transisi ke strategi lain akan sangat penting dilakukan.

Ada dinamika politik yang mendesak untuk tanggapan virus Tiongkok, dengan Presiden Xi Jinping mengelompokkan legitimasi kepemimpinannya dalam melindungi kehidupan Tiongkok dari Covid-19.

Kebijakan nol-Covid di China dinilai telah menggulung ekonomi yang beberapa bulan lalu telah bangkit kembali dari pandemi.

"Kita perlu menyeimbangkan tindakan pengendalian terhadap dampaknya pada masyarakat, terhadap ekonomi, dan itu tidak selalu merupakan kalibrasi yang mudah," kata direktur kedaruratan WHO Michael Ryan.

Dia mengatakan tindakan apa pun untuk memerangi pandemi Covid-19 harus menunjukkan penghormatan terhadap individu dan hak asasi manusia.

Baca Juga: Profil Dosen UGM Karna Wijaya, Rektor Beri Peringatan Usai Dugaan Ejek Ade Armando

Sementara itu, pimpinan teknis WHO untuk Covid-19 Maria Van Kerkhove mengatakan bahwa tidak mungkin menghentikan semua penularan virus di seluruh dunia.

"Tujuan kami, di tingkat global, bukan untuk menemukan semua kasus dan menghentikan semua penularan. Itu benar-benar tidak mungkin saat ini. Tetapi yang perlu kita lakukan adalah menurunkan transmisi karena virus beredar pada tingkat yang begitu intens," ucapnya.

Komentar