WHO Kritik Strategi Nol Covid China: Itu Tidak Mungkin!

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 11 Mei 2022 | 15:39 WIB
WHO Kritik Strategi Nol Covid China: Itu Tidak Mungkin!
Ilustrasi karantinaCovid-19 (Pexels)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkritik strategi nol Covid yang ditargetkan China dalam penanganan pandemi. Menurut WHO, strategi itu tidak baik secara jangka panjang dan China diminta untuk mengubah kebijakannya.

China dinilai telah melakukan tindakan kejam karena mengurung populasi sebanyak 25 juta orang di Kota Shanghai selama berminggu-minggu.

Penguncian di Shanghai telah menyebabkan kemarahan dan protes yang jarang terjadi selama ini. Selain itu, mobilitas di ibukota Beijing juga perlahan-lahan telah dibatasi.

"Ketika kami berbicara tentang strategi nol-Covid, kami tidak berpikir itu berkelanjutan, mengingat perilaku virus sekarang dan apa yang kami antisipasi di masa depan," kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers, dikutip dari Channel News Asia.

WHO telah membahas hal tersebut dengan para ahli China. Menurut Tedros, transisi ke strategi lain akan sangat penting dilakukan.

Ada dinamika politik yang mendesak untuk tanggapan virus Tiongkok, dengan Presiden Xi Jinping mengelompokkan legitimasi kepemimpinannya dalam melindungi kehidupan Tiongkok dari Covid-19.

Kebijakan nol-Covid di China dinilai telah menggulung ekonomi yang beberapa bulan lalu telah bangkit kembali dari pandemi.

"Kita perlu menyeimbangkan tindakan pengendalian terhadap dampaknya pada masyarakat, terhadap ekonomi, dan itu tidak selalu merupakan kalibrasi yang mudah," kata direktur kedaruratan WHO Michael Ryan.

Dia mengatakan tindakan apa pun untuk memerangi pandemi Covid-19 harus menunjukkan penghormatan terhadap individu dan hak asasi manusia.

baca juga

Sementara itu, pimpinan teknis WHO untuk Covid-19 Maria Van Kerkhove mengatakan bahwa tidak mungkin menghentikan semua penularan virus di seluruh dunia.

"Tujuan kami, di tingkat global, bukan untuk menemukan semua kasus dan menghentikan semua penularan. Itu benar-benar tidak mungkin saat ini. Tetapi yang perlu kita lakukan adalah menurunkan transmisi karena virus beredar pada tingkat yang begitu intens," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karantina Ketat di China Benarkah Bermuatan Politik?

Karantina Ketat di China Benarkah Bermuatan Politik?

Video | Selasa, 10 Mei 2022 | 11:00 WIB

Negara Lain 'Nyaman' Hadapi Corona, China Justru Pontang-panting Hadapi Gelombang Covid-19, Kembali Bikin RS Darurat

Negara Lain 'Nyaman' Hadapi Corona, China Justru Pontang-panting Hadapi Gelombang Covid-19, Kembali Bikin RS Darurat

News | Minggu, 01 Mei 2022 | 04:35 WIB

Karantina Ketat di Shanghai: Warga Kekurangan Makanan, Obat-obatan hingga Fasilitas Buruk

Karantina Ketat di Shanghai: Warga Kekurangan Makanan, Obat-obatan hingga Fasilitas Buruk

Video | Kamis, 21 April 2022 | 11:05 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×