Menkes Ungkap Cara Mencegah Pandemi Setelah Covid-19, Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 16 Mei 2022 | 11:55 WIB
Menkes Ungkap Cara Mencegah Pandemi Setelah Covid-19, Apa Itu?
Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan paparan terkait endemi COVID-19 usai mengikuti Seminar G20 di UGM, Kamis (17/03/2022). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi mengungkapkan cara untuk bisa mencegah dan mengatasi pandemi berikutnya. Salah satunya dengan menggunakan pendekatan One Health dalam menghadapi wabah penyakit.

"Kita setuju dengan MoU meng-cover kegiatan-kegiatan ASEAN dan Cina. Pada intinya tetap fokusnya ke cara kita mencegah pandemi ke depannya tapi lebih banyak ke konsep One Health,” katanya seperti dikutip dari situs Kementerian Kesehatan. 

Hampir semua pandemi itu, lanjut Menkes Budi, virus, bakteri, atau parasitnya loncat dari hewan ke manusia. Seperti halnya virus flu burung dari unggas ke manusia.

“Untuk mencegah terjadinya pandemi kita harus memonitor ekosistem hewannya supaya jangan sampai virusnya loncat. Kalaupun virusnya loncat yang tadinya menular hanya di antara hewan kemudian pindah dari hewan ke manusia itu harus dideteksi lebih dini lagi,” tuturnya.

Selain itu, dalam forum pertemuan Menkes se-ASEAN dan Cina, dibahas komitmen Indonesia untuk mempromosikan pendekatan One Health antara lain dengan memperkuat kapasitas daerah dalam menerapkan pendekatan One Health.

“Saya ingin mengusulkan pembagian informasi dan pengawasan yang lebih ketat pada hewan di antara negara anggota ASEAN dan Cina,” ucap Menkes Budi.

Pengoptimalan harus melibatkan data besar, kecerdasan buatan, dan internet untuk memungkinkan surveilans global terintegrasi secara real-time terhadap penyakit manusia, hewan dan tumbuhan.

Tak hanya itu, pemerintah harus mengembangkan pusat dan jaringan penelitian regional. Seperti yang pernah dialami selama pandemi COVID-19, yakni data genom global yang dipelajari oleh para peneliti telah memungkinkan penemuan dan pengembangan vaksin dan menyelamatkan nyawa.

Pemerintah juga harus membangun manufaktur lokal penanggulangan medis di ASEAN dengan memanfaatkan keahlian dan pengetahuan Tiongkok.

baca juga

Semua upaya ini, kata Menkes Budi, akan membutuhkan personel yang berkinerja tinggi di One Health. Oleh karena itu, perlu membangun kapasitas personel yang bekerja di area One Health dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperbarui untuk menerapkan pendekatan One Health di kawasan Asia Tenggara.

“Saya berharap dapat melihat optimalisasi program ini secara maksimal untuk mencapai tujuan bersama ASEAN dengan pendekatan One Health,” ucap Menkes Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Melandai, PAD Kota Bandung Meningkat

Pandemi Melandai, PAD Kota Bandung Meningkat

Jabar | Kamis, 12 Mei 2022 | 20:44 WIB

Kesedihan Calon Jamaah asal Bengkalis Tiga Kali Batal Haji: Sudah Tak Ada Lagi Air Mata

Kesedihan Calon Jamaah asal Bengkalis Tiga Kali Batal Haji: Sudah Tak Ada Lagi Air Mata

Riau | Kamis, 12 Mei 2022 | 18:45 WIB

Jaga Kesehatan Mulut dan Gigi selama Pandemi Covid-19, Begini Cara yang Tepat!

Jaga Kesehatan Mulut dan Gigi selama Pandemi Covid-19, Begini Cara yang Tepat!

Health | Kamis, 12 Mei 2022 | 15:55 WIB

Terkini

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:50 WIB

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:49 WIB

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 14:48 WIB

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:47 WIB

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

×