Jangan Abaikan, Ini Gejala Virus Hendra yang Harus Diwaspadai dan Cara Pencegahannya

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 19 Mei 2022 | 11:10 WIB
Jangan Abaikan, Ini Gejala Virus Hendra yang Harus Diwaspadai dan Cara Pencegahannya
Ilustrasi kuda, hewan yang dapat menularkan virus Hendra (pixabay)

Suara.com - Belum usai pandemi Covid-19, masyarakat kembali dihadapkan pada sejumlah penyakit baru yang membuat masyarakat was-was.

Setelah Covid-19, hepatitis akut misterius, serta penyakit mulut dan kuku pada hewan, kini kita kembali dikejutkan dengan kemunculan virus Hendra.

Virus Hendra (HeV) sebenarnya bukan jenis penyakit baru. Virus ini sempat muncul pada 1994 dan 2016 lalu, dan kini ada lagi setelah ditemukan oleh peneliti dari Griffith University, Australia.

Apa itu virus Hendra?

Ketika pertama kali ditemukan pada 1994 silam di Brisbane, Australia, Hev diketahui merupakan zoonosis atau penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia.

Dan tersangka utama dari penularan virus ini adalah kelelawar buah, yang telah dideteksi sebagai inang virus Hendra.

Pada 1994, diketahui wabah tersebut menyerang 21 kuda dan manusia di Australia. Lalu virus tersebut kembali menulari sekitar 70 kuda dan tujuh manusia yang disebut tertular dari kuda yang terinfeksi.

Gejala Virus Hendra

Laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, virus Hendra bisa menyebabkan gejala yang parah. Bahkan, kuda yang terinfeksi bisa masuk pada gejala yang fatal.

baca juga

Gejala umum yang muncul dari infeksi virus Hendra biasanya mirip dengan flu, gangguan pernapasan dan saraf.

Sementara menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), masa inkubasi virus Hendra adalah selama 9-16 hari.

Berikut beberapa gejala yang ditimbulkan dari infeksi virus Hendra:

Pada kuda:

Gejala virus ini pada kuda antara lain adalah demam, pembengkakan di bagian wajah, bibir, dan leher, rasa depresi, ataxia, mengalami paralisis pada muka, disorientasi, terlalu sensitif saat didekati, infeksi saluran pernapasan, muncul lendir ingus yang disertai dengan darah, encephalitis akut, hingga menimbulkan kematian.

  1. Demam
  2. Batuk
  3. Flu
  4. Sakit tenggorokan
  5. Kelelahan

Pada manusia, gejala yang muncul juga bisa berupa infeksi saluran pernapasan atas hingga gangguan neurologis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Hendra: Ketahui Cara Penularan, Gejala, dan Pencegahannya

Virus Hendra: Ketahui Cara Penularan, Gejala, dan Pencegahannya

Health | Rabu, 18 Mei 2022 | 19:14 WIB

Hits Health: Tanda Ginjal Rusak, Apa Itu Virus Hendra?

Hits Health: Tanda Ginjal Rusak, Apa Itu Virus Hendra?

Health | Rabu, 18 Mei 2022 | 10:29 WIB

Apa itu Virus Hendra? Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Pencegahan Penyakit Berbahaya

Apa itu Virus Hendra? Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Pencegahan Penyakit Berbahaya

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 19:30 WIB

Belum Ada Kasus Virus Hendra, Dinkes Jogja Minta Warga Jangan Abaikan Hal Ini

Belum Ada Kasus Virus Hendra, Dinkes Jogja Minta Warga Jangan Abaikan Hal Ini

Jogja | Selasa, 17 Mei 2022 | 18:55 WIB

Geger Virus Hendra, Virus yang Diduga dari Kelelawar dan Sebabkan Korban Meninggal Dunia

Geger Virus Hendra, Virus yang Diduga dari Kelelawar dan Sebabkan Korban Meninggal Dunia

Bekaci | Selasa, 17 Mei 2022 | 16:20 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×