Studi Baru Tentang Long Covid Pada Anak, Gejala Bisa Bertahan Hingga 12 Minggu

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 20 Mei 2022 | 06:40 WIB
Studi Baru Tentang Long Covid Pada Anak, Gejala Bisa Bertahan Hingga 12 Minggu
Ilustrasi Long Covid Pada Anak (Elements Envato)

Suara.com - Hasil studi terbaru mengenai gejala sisa infeksi Covid-19 atau long covid pada anak dan remaja telah dilaporkan oleh para peneliti di Inggris. Para ilmuwan itu mencatat adanya gejala yang menetap pada anak selama belasan minggu.

Penelitian dipimpin oleh Jon Izquierdo Pujol dari Institut Penelitian AIDS IrsiCaixa, Badalona, Spanyol dan dipublikasikan secara global pada 11 Mei 2022.

Dibagikan oleh dokter spesialis anak Prof. dr. Aman Pulungan, Sp.A(K). melalui media sosialnya, disebutkan bahwa long Covid yang terjadi pada anak dan remaja bisa terjadi selama minimal 12 minggu sejak tes positif pertama dengan mengalami satu gejala yang persisten.

"Di Inggris Raya diperkirakan 4,6 persen anak usia kurang dari 16 tahun yang terinfeksi Covid-19 mengalami gejala yang bertahan minimal 4 minggu sejak infeksi. Gejala yang paling sering, rasa lelah atau fatigue. Gejala lainnya, batuk, gangguan penciuman atau perasa, kesulitan tidur, sesak, sulit berkonsentrasi, dan nyeri otot," tulis dr. Aman, dikutip suara.com, Kamis (19/5/2022).

Dokter Aman mengingatkan bahwa gejala-gejala tersebut dapat memengaruhi fungsi kehidupan sehari-hari bagi anak dan remaja. Juga bisa berlanjut setelah infeksi Covid-19 berakhir serta bisa berfluktuasi kambuh sewaktu-waktu.

Hingga saat ini, para ilmuwan belum bisa memastikan penyebab terjadinya long covid pada anak di bawah usia 16 tahun. Baru ada beberapa poin yang menjadi perkiraan penyebab.

"Diperkirakan ada kerusakan jaringan atau organ tubuh karena infeksi covid, infeksi imun yang tidak normal, adanya virus yang masih bertahan di tubuh, gangguan saraf indera karena infeksi antibodi yang tidak normal terhadap tubuh sendiri," kata dr. Aman.

Meskipun kasus long covid pada anak dan remaja tidak sebanyak pada orang dewasa, mantan Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu mengingatkan agar anak tetap harus dilindungi dari risiko infeksi.

"Dengan adanya pelonggaran pemakaian masker, pastikan anak agar tidak terinfeksi Covid-19," pesannya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Gejalanya, 5 Cara Memastikan Anda Kena Long Covid-19 atau Tidak

Waspadai Gejalanya, 5 Cara Memastikan Anda Kena Long Covid-19 atau Tidak

Health | Senin, 16 Mei 2022 | 19:30 WIB

Studi: Setengah Pasien Virus Corona Covid-19 yang Dirawat Tetap Alami Gejala hingga 2 Tahun

Studi: Setengah Pasien Virus Corona Covid-19 yang Dirawat Tetap Alami Gejala hingga 2 Tahun

Health | Senin, 16 Mei 2022 | 14:56 WIB

Studi Temukan Gejala Long Covid-19 yang Bertahan selama 9 Bulan

Studi Temukan Gejala Long Covid-19 yang Bertahan selama 9 Bulan

Health | Minggu, 15 Mei 2022 | 17:42 WIB

Terkini

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×