Studi Temukan Gejala Long Covid-19 yang Bertahan selama 9 Bulan

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 15 Mei 2022 | 17:42 WIB
Studi Temukan Gejala Long Covid-19 yang Bertahan selama 9 Bulan
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak pasien virus corona Covid-19 yang sembuh tetap mengalami gejala berkepanjangan yang disebut sebagai Long Covid-19.

Ada banyak gejala Long Covid-19 yang dialami pasien. Tapi, penelitian masih berlangsung dan para ilmuwan terus berupaya mengidentifikasi setiap gejala Long Covid-10 baru dan tidak biasa.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Infection bekerja untuk menetapkan gejala Long Covid-19 yang bisa berlangsung selama beberapa bulan setelah infeksi.

Penelitian ini melibatkan 465 pasien virus corona yang bergejala, yang mana 54 persen laki-laki dan sebanyak 51 persen dirawat di rumah sakit berusia 18 tahun.

Rombongan peserta ini dinyatakan positif virus corona di Verona University Hospital, Italia, selama periode 29 Februari hingga 2 Mei 2020.

Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Para peneliti menemukan bahwa 37 persen dari peserta menunjukkan setidaknya 4 gejala dan 42 persen melaporkan gejala yang berlangsung selama lebih dari 28 hari.

Selain itu dilansir dari Times of India, 20 persen pasien masih tanpa gejala pada bulan kesembilan dengan dua gejala klasik virus corona.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa virus corona dapat menyebabkan kelelahan yang bertahan lama.

Menurut ulasan yang diterbitkan di Open Forum Infectious Diseases, 46 persen pasien melaporkan kelelahan berminggu-minggu dan berbulan-bulan setelah pemulihan.

Ulasan yang sama menyoroti bahwa di sebagian besar studi kohort virus corona Cobid-19, sebanyak 13 persen orang hingga 33 persen orang mengalami kelelahan persisten pada 16-20 minggu setelah timbulnya gejala.

Studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam Journal of Infection menemukan bahwa selain kelelahan, sesak napas juga merupakan gejala umum yang dialami oleh 20 peserta selama 9 bulan setelah pemulihan. Studi di masa lalu juga menghubungkan sesak napas panjang dengan kerusakan jantung.

Selain kelelahan dan sesak napas, penelitian ini juga menemukan kondisi kesehatan 18 persen pasien juga tidak kembali optimal. Lalu, 19 persen mengalami tekanan psikologis selama 9 bulan.

Para peneliti menemukan bahwa pasien rawat inap dan persistensi gejala pada hari ke 28 dan bulan ke-9 merupakan prediktor independen dari kesehatan fisik yang kurang optimal.

Sedangkan jenis kelamin perempuan dan persistensi gejala pada hari ke 28 dan bulan ke-9 merupakan prediktor untuk tekanan psikologis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Sebut Dua Jenis Varian Omicron dari Afrika Dilabeli Varian Perhatian

Ahli Sebut Dua Jenis Varian Omicron dari Afrika Dilabeli Varian Perhatian

Health | Minggu, 15 Mei 2022 | 15:16 WIB

WHO Sebut Kasus Virus Corona Covid-19 Menurun secara Global, Kecuali Amerika dan Afrika!

WHO Sebut Kasus Virus Corona Covid-19 Menurun secara Global, Kecuali Amerika dan Afrika!

Health | Rabu, 11 Mei 2022 | 14:48 WIB

Belum Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Pandemi? Ahli Ungkap Penyebabnya!

Belum Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Pandemi? Ahli Ungkap Penyebabnya!

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 15:46 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB