Mencegah Penyebaran Cacar Monyet selain Menggunakan Vaksin, 2 Hal Ini Juga Diperlukan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 23 Mei 2022 | 16:13 WIB
Mencegah Penyebaran Cacar Monyet selain Menggunakan Vaksin, 2 Hal Ini Juga Diperlukan
Cacar monyet

Suara.com - Cacar monyet sedang mewabah di sejumlah negara, yakni dari Inggris hingga Australia. Penyakit ini adalah infeksi orthopoxvirus yang masih berkerabat dekat dengan virus penyebab cacar, variola.

Dilansir The Conversation, ada vaksin yang efektif melawan cacar monyet yakni vaksin cacar generasi kedua dan ketiga. Keduanya adalah vaksin virus hidup, menggunakan virus vaccinina.

Vaccinia merupakan jenis orthopoxvirus lain yang dapat memberikan kekebalan terhadap cacar sekaligus cacar monyet.

Tetapi, vaksin ini memiliki efek samping serius pada beberapa orang, terutama pada mereka yang memiliki sistem kekebalan lemah.

Vaksinasi massal tidak akan dijamin karena efek sampingnya. Strategi terbaik adalah mengidentifikasi kontak dan memvaksinasi mereka, daripada vaksinasi massal.

Cacar monyet (Antara)
Cacar monyet (Antara)

Virus cacar monyet memiliki masa inkubasi yang lama, yakni satu hingga dua minggu, sehingga vaksinasi setelah paparan tetap bisa melindungi.

Sementara vaksin cacar generasi ketiga tidak bereplikasi di dalam tubuh, sehingga dapat digunakan pada orang dengan gangguan sistem kekebalan.

Kekurangannya, vaksin cacar generasi ketiga tergolong mahal. Tetapi bisa epidemi berkembang, vaksinasi generasi ketiga perlu dipertimbangkan bagi petugas kesehatan.

Ada juga antivirus yang efektif melawan cacar monyet serta cacar.

baca juga

Mengingat sifat epidemi yang tidak biasa, akan lebih bijaksana bila memastikan adanya persediaan antivirus dan kedua jenis vaksin di atas, bersama dengan proses regulasi untuk menggunakannya melawan cacar monyet.

Dua hal, yakni Isolasi kasus dan karantina kontak juga bisa berfungsi untuk mengurangi epidemi. Infrastruktur pelacakan kontak yang dikembangkan selama Covid juga dapat digunakan sehingga kontak dapat diidentifikasi serta dikarantina secara cepat.

Cacar monyet biasanya tidak mudah menyebar antar manusia

Sementara cacar hanya menginfeksi manusia, cacar monyet merupakan virus hewan yang terkadang menginfeksi manusia dari gigitan atau cakaran monyet maupun hewan lain.

Orthopoxvirus termasuk virus pernapasan, yang dapat menyebar ke manusia tanpa kontak, kemungkinan besar dari aerosol atau tetesan udara.

Namun, biasanya tidak mudah menyebar di antara manusia, dan umumnya dalam kontak dekat.

Satu atau dua minggu setelah terpapar, gejalanya dimulai dari demam, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening dan nyeri otot.

Sementara lesi di kulit biasanya muncul dalam satu sampai tiga hari sejak demam dimulai. Dalam banyak kasus, lesinya muncul di wajah, tangan, dan kaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seberapa Berbahayakah Cacar Monyet? Ini Kata Ahli

Seberapa Berbahayakah Cacar Monyet? Ini Kata Ahli

Health | Senin, 23 Mei 2022 | 13:05 WIB

Inggris Konfirmasi Kasus Penularan Lokal Cacar Monyet Pertama, Bakal Jadi Pandemi Selanjutnya?

Inggris Konfirmasi Kasus Penularan Lokal Cacar Monyet Pertama, Bakal Jadi Pandemi Selanjutnya?

Health | Senin, 23 Mei 2022 | 10:55 WIB

Apakah Cacar Monyet Menyerupai Cacar atau Smallpox? Simak Penjelasan Lengkapnya

Apakah Cacar Monyet Menyerupai Cacar atau Smallpox? Simak Penjelasan Lengkapnya

Health | Minggu, 22 Mei 2022 | 16:02 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×