Alert! Ini 3 Hal yang Harus Diwaspadai Orangtua Terkait Masalah Speech Delay atau Terlambat Bicara Pada Anak

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 24 Mei 2022 | 09:00 WIB
Alert! Ini 3 Hal yang Harus Diwaspadai Orangtua Terkait Masalah Speech Delay atau Terlambat Bicara Pada Anak
Ilustrasi anak (Pexels/Alexander Dummer)

Suara.com - Speech delay atau masalah terlambat bicara pada anak, merupakan hal yang perlu diwaspadai orangtua. Ini terjadi karena speech delay dapat memengaruhi pertumbuhan dan psikis anak di masa depan.

Dikatakan Dokter Spesialis Anak, dr Ajeng Indriastari, banyak orangtua tidak menyadari jika anaknya tengah mengalami speech delay, akibat tidak rutin memantau kemampuan bicara anak.

Berikut ini dr Ajeng menyampaikan tiga langkah yang harus diwaspadai orangtua kalau-kalau di buah hati berisiko mengalami speech delay.

1. Billingual
Ini bukan berarti ayah berasal dari Eropa dan ibu dari Indonesia, sehingga bahasa maupun culture yang digunakan bercampur.

Tetapi lebih kepada tontonan dari gadget, dengan bahasa dan kata beragam, sehingga menyebabkan kebingungan pada anak.

2. Gawai
Anjuran dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merujuk pada American Academy of Pediatrics (AAP), idealnya anak berusia di bawah 2 tahun tidak boleh diperkenalkan dengan gadget sama sekali.

Hanya boleh videocall, itu pun karena kondisi pandemi yang tidak bisa kemana-mana.

"Kita harus bersikap bijak menggunakan gawai. Bukan berarti dikasih begitu saja lalu ditinggal. Tapi ada pendampingan dan interaksi. Karena ibarat pedang bermata dua, sesuatu bisa bermanfaat tergantung si pemakai," papar dr Ajeng.

Di era serba digitalisasi sekarang ini, kita memang tidak bisa 100 persen antigadget dan kita tidak bisa melawan zaman.

baca juga

Tetapi jangan sampai menjadikan gadget ini sebagai electronic baby sitting, gadget diberi pada anak begitu saja lalu anak tidak diajak ngobrol.

3. Alarm
Maksud dari alarm ini adalah deteksi dini, karena seringkali speech delay itu datang terlambat.

Padahal dari umur 9 bulan sudah bisa dilihat tanda-tandanya, seperti belum bisa ngomong mama papa atau ketika diajak main cilukba orangtua sudah heboh tapi anaknya cuek.

Perlu ada tes dan screening juga untuk mencari tahu penyebab speech delay pada anak.

Kemudian ini juga butuh kerja tim, artinya dari dokter, terapis, orang tua, bahkan psikolog pun harus bekerja sama. Karena banyak ibu yang stres ketika anaknya mengalami gangguan.

"Ada kasus, saya tinggal di Bekasi, Bekasi kan ibaratnya tetangga Jakarta, saya sebulan itu pasti mendapat satu pasien gizi buruk. Sudah usia 2 tahun beratnya 6,5 kilogram, jelas gak bisa ngomong, jangankan ngomong, duduk sendiri aja nggak bisa."

"Kan gak mungkin saya suruh terapi wicara, pasti dibenerin dulu nutrisinya. Nah Ini saya bilang kerja samanya harus dari berbagai pihak," kata dia.

Peran berbagai pihak untuk mengatasi anak dengan speech delay, juga dipaparkan oleh Dokter Umum, dr Ramlan Zuhair Pulungan.

Ia mengatakan orangtua seringkali tidak mempercayai anaknya untuk bercerita sendiri. Jadi ketika ia bertanya pada anak, yang menjawab justru orangtuanya.

"Saya melihat anak-anak di tempat saya praktik dan rumah sakit saya bekerja, dia memang sulit sekali berbicara. Ketika saya tanya anak, dia selalu melihat ke orang tua atau yang jawab selalu orangtuanya. Nah itu faktor sosial juga memengaruhi anak bisa bicara apa gak," kata dr Ramlan dalam kesempatan yang sama.

Ketika anak jarang diajak bertemu lingkungan luar seperti ke taman bermain atau ke rumah keluarga, maka akan berpengaruh pada penyebab speech delay.

Terakhir ia mengingatkan, jangan pernah sengaja berbicara cadel pada anak, artinya ketika anak menyebut ‘susu’ dengan ‘cucu’, maka orangtua harus tetap selalu menggunakan bahasa yang benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Anak: Pandemi Banyak Anak Terlambat Bicara Karena Salah Pola Asuh

Dokter Anak: Pandemi Banyak Anak Terlambat Bicara Karena Salah Pola Asuh

Health | Senin, 23 Mei 2022 | 15:30 WIB

Dokter Anak Sebut Pandemi Covid-19 Membuat Banyak Anak Alami Speech Delay, Ini Sebabnya

Dokter Anak Sebut Pandemi Covid-19 Membuat Banyak Anak Alami Speech Delay, Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 20:30 WIB

Keji! Seorang Anak di Bogor Alami Trauma Usai Disiksa Ayah Tiri

Keji! Seorang Anak di Bogor Alami Trauma Usai Disiksa Ayah Tiri

Jabar | Kamis, 07 April 2022 | 03:30 WIB

Terkini

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

×