facebook

Alert! Ini 3 Hal yang Harus Diwaspadai Orangtua Terkait Masalah Speech Delay atau Terlambat Bicara Pada Anak

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Alert! Ini 3 Hal yang Harus Diwaspadai Orangtua Terkait Masalah Speech Delay atau Terlambat Bicara Pada Anak
Ilustrasi anak (Pexels/Alexander Dummer)

Banyak orangtua tidak menyadari jika anaknya tengah mengalami speech delay.

Suara.com - Speech delay atau masalah terlambat bicara pada anak, merupakan hal yang perlu diwaspadai orangtua. Ini terjadi karena speech delay dapat memengaruhi pertumbuhan dan psikis anak di masa depan.

Dikatakan Dokter Spesialis Anak, dr Ajeng Indriastari, banyak orangtua tidak menyadari jika anaknya tengah mengalami speech delay, akibat tidak rutin memantau kemampuan bicara anak.

Berikut ini dr Ajeng menyampaikan tiga langkah yang harus diwaspadai orangtua kalau-kalau di buah hati berisiko mengalami speech delay.

1. Billingual
Ini bukan berarti ayah berasal dari Eropa dan ibu dari Indonesia, sehingga bahasa maupun culture yang digunakan bercampur.

Baca Juga: Pentingnya Pendampingan Orang Tua dalam Proses Pertumbuhan Anak

Tetapi lebih kepada tontonan dari gadget, dengan bahasa dan kata beragam, sehingga menyebabkan kebingungan pada anak.

2. Gawai
Anjuran dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merujuk pada American Academy of Pediatrics (AAP), idealnya anak berusia di bawah 2 tahun tidak boleh diperkenalkan dengan gadget sama sekali.

Hanya boleh videocall, itu pun karena kondisi pandemi yang tidak bisa kemana-mana.

"Kita harus bersikap bijak menggunakan gawai. Bukan berarti dikasih begitu saja lalu ditinggal. Tapi ada pendampingan dan interaksi. Karena ibarat pedang bermata dua, sesuatu bisa bermanfaat tergantung si pemakai," papar dr Ajeng.

Di era serba digitalisasi sekarang ini, kita memang tidak bisa 100 persen antigadget dan kita tidak bisa melawan zaman.

Baca Juga: Nutrisi Pengaruhi Kondisi Terlambat Bicara Anak, Benarkah?

Tetapi jangan sampai menjadikan gadget ini sebagai electronic baby sitting, gadget diberi pada anak begitu saja lalu anak tidak diajak ngobrol.

Komentar