Menjaga Kebersihan dan Praktik Seks yang Aman Masih Bisa Mengendalikan Penyebaran Cacar Monyet

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:12 WIB
Menjaga Kebersihan dan Praktik Seks yang Aman Masih Bisa Mengendalikan Penyebaran Cacar Monyet
Cacar monyet (Antara)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak perlu melakukan vaksinasi massal untuk mencegah wabah cacar monyet, Senin (23/5/2022).

Sebab, menjaga kebersihan yang baik dan perilaku seksual yang aman masih bisa membantu mengendalikan penyebarannya.

Pemimpin Tim Patogen Ancaman Tinggi untuk WHO Eropa, Richard Pebody, juga menambahkan bahwa pasokan vaksin serta antivirus untuk cacar monyet cukup terbatas.

Padahal, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) sedang dalam proses merilis beberapa dosis vaksin Jynneos untuk mencegah penyebaran cacar monyet.

Sementara pemerintah Jerman juga sedang menimbang pilihan vaksinasi, dan Inggris juga telah menawarkan hal yang sama kepada beberapa petugas kesehatan.

Telapak tangan pasien kasus cacar monyet dari Lodja, sebuah kota di dalam Zona Kesehatan Katako-Kombe, terlihat selama penyelidikan kesehatan di Republik Demokratik Kongo pada 1997. [ANTARA/Brian W.J. Mahy/CDC/HO via Reuters/rwa/djo]
Telapak tangan pasien kasus cacar monyet dari Lodja, sebuah kota di dalam Zona Kesehatan Katako-Kombe, terlihat selama penyelidikan kesehatan di Republik Demokratik Kongo pada 1997. [ANTARA/Brian W.J. Mahy/CDC/HO via Reuters/rwa/djo]

Hingga kini, dilansir Global News, otoritas kesehatan masyarakat di Eropa dan Amerika Utara sedang menyelidiki lebih dari 100 kasus cacar monyet, baik yang sudah dikonfirmasi maupun suspek.

"Langkah utama dalam mengendalikan wabah (cacar monyet) saat ini adalah pelacakan kontak dan isolasi," kata Pebody.

Menurutnya, cacar monyet yang disebabkan oleh orthopoxvirus bukanlah virus yang sangat mudah menular, dan sejauh ini tidak menyebabkan penyakit serius.

Sementara vaksin yang digunakan untuk cacar monyet juga memiliki beberapa efek samping signifikan.

baca juga

Mengingat laju wabah, dan kurangnya kejelasan tentang apa yang mendorongnya, ada kekhawatiran bahwa acara serta pesta besar yang diadakan musim panas mendatang akan memperburuk keadaan.

"Jadi ini tentang perilaku seksual yang aman, kebersihan yang baik, mencuci tangan secara teratur – semua hal ini akan membantu membatasi penularan virus ini," tandas Pebody.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Tidak Perlu Vaksinasi Cacar Monyet Secara Massal

WHO: Tidak Perlu Vaksinasi Cacar Monyet Secara Massal

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 11:14 WIB

Bukan Vaksin Massal, WHO Sarankan Jaga Kebersihan dan Perilaku Seksual Aman Untuk Cegah Cacar Monyet

Bukan Vaksin Massal, WHO Sarankan Jaga Kebersihan dan Perilaku Seksual Aman Untuk Cegah Cacar Monyet

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 11:30 WIB

Sebaran Cacar Monyet di Afrika, WHO Tegaskan Virus tersebut Tak Bermutasi

Sebaran Cacar Monyet di Afrika, WHO Tegaskan Virus tersebut Tak Bermutasi

Jogja | Selasa, 24 Mei 2022 | 10:58 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×