Bukan Vaksin Massal, WHO Sarankan Jaga Kebersihan dan Perilaku Seksual Aman Untuk Cegah Cacar Monyet

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 24 Mei 2022 | 11:30 WIB
Bukan Vaksin Massal, WHO Sarankan Jaga Kebersihan dan Perilaku Seksual Aman Untuk Cegah Cacar Monyet
Cacar monyet di AS [Antara]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan vaksin cacar monyet massal di luar Afrika, belum diperlukan untuk mencegah penularan.

Ini karena menurut WHO, alih-alih vaksin massal, yang dibutuhkan adalah menjaga kebersihan dan perilaku seksual yang aman, lebih efektif mencegah penularan cacar monyet.

Mengutip Channel News Asia, Selasa (24/5/2022) Kepala Tim Ancaman Patogen WHO Eropa, Richard Pebody mengatakan bahwa pasukan vaksin cacar monyet dan antivirus bersifat terbatas.

Pendapat ini disampaikan setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, CDC mengatakan akan merilis beberapa dosis vaksin Jynneos, untuk kasus cacar monyet.

Ilustrasi Cacar - Sudah Masuk Singapura, Waspadai Penyebaran Cacar Monyet di Indonesia (Pexels)
Ilustrasi Cacar - Sudah Masuk Singapura, Waspadai Penyebaran Cacar Monyet di Indonesia (Pexels)

Sementara itu, saat ini pemerintah Jerman sedang menimbang pilihan memberikan vaksinasi cacar monyet.  Sedangkan Inggris sudah menawarkan vaksin cacar monyet kepada beberapa petugas kesehatan.

Adapun menurut Pebody, langkah pencegahan penularan cacar monyet adalah pelacakan kontak dan isolasi. Ia juga menambahkan, virus penyebab cacar monyet tidak bisa menular dengan mudah, dan bergejala ringan, tidak menyebabkan penyakit serius, apalagi kematian.

Ditambah vaksin cacar monyet yang diberikan justru akan memberi efek samping yang cukup signifikan, yang harus dialami penerima vaksin.

Sementara itu, hingga saat belum jelas apa penyebab wabah cacar monyet yang merebak di Eropa. Apalagi disebutkan tidak ada bukti virus penyebab cacar monyet bermutasi.

Di sisi lain, kasus cacar monyet sebagian besar dialami lelaki gay, atau lelaki yang berhubungan seks sesama lelaki.

baca juga

Ditambah sebagian besar orang yang terinfeksi punya riwayat perjalanan dari Afrika, sehingga kemungkinan besar masih banyak yang belum terdeteksi.

"Jadi kita hanya melihat puncak gunung es," ungkap Pebody.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebaran Cacar Monyet di Afrika, WHO Tegaskan Virus tersebut Tak Bermutasi

Sebaran Cacar Monyet di Afrika, WHO Tegaskan Virus tersebut Tak Bermutasi

Jogja | Selasa, 24 Mei 2022 | 10:58 WIB

Dianggap Lebih Cepat Menular, Benarkah Virus Cacar Monyet Telah Bermutasi

Dianggap Lebih Cepat Menular, Benarkah Virus Cacar Monyet Telah Bermutasi

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 10:51 WIB

WHO: Tidak Ada Bukti Virus Cacar Monyet telah Bermutasi

WHO: Tidak Ada Bukti Virus Cacar Monyet telah Bermutasi

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Daerah

Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Daerah

News | Senin, 14 September 2026 | 16:41 WIB

Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat

Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:40 WIB

Suahasil Buka Suara soal Perombakan 350 Pejabat Eselon III Era Purbaya

Suahasil Buka Suara soal Perombakan 350 Pejabat Eselon III Era Purbaya

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:40 WIB

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Video | Senin, 14 September 2026 | 16:35 WIB

Pagi Ditelepon Istana Sore Dilantik, Suahasil Nazara Ceritakan Kilatnya Proses Jadi Menkeu

Pagi Ditelepon Istana Sore Dilantik, Suahasil Nazara Ceritakan Kilatnya Proses Jadi Menkeu

News | Senin, 14 September 2026 | 16:35 WIB

Media Asing Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah Lama Ditunggu, Akhirnya Purbaya Dicopot

Media Asing Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah Lama Ditunggu, Akhirnya Purbaya Dicopot

News | Senin, 14 September 2026 | 16:30 WIB

5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan

5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:30 WIB

Purbaya Dicopot dari Menkeu, DPR: Presiden Paling Tahu Siapa yang Layak dan Tidak

Purbaya Dicopot dari Menkeu, DPR: Presiden Paling Tahu Siapa yang Layak dan Tidak

News | Senin, 14 September 2026 | 16:29 WIB

Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir

Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:28 WIB

Bukan Gegara Sowan ke Jokowi, PDIP Buka Pemicu Pemecatan Achmad Hidayat: Ada Pidana dan Perdata!

Bukan Gegara Sowan ke Jokowi, PDIP Buka Pemicu Pemecatan Achmad Hidayat: Ada Pidana dan Perdata!

News | Senin, 14 September 2026 | 16:27 WIB

×