PDUI Bagikan 4 Langkah yang Bisa Dilakukan Masyarakat Terkait Ancaman Hepatitis Akut Misterius

Risna Halidi

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:26 WIB
PDUI Bagikan 4 Langkah yang Bisa Dilakukan Masyarakat Terkait Ancaman Hepatitis Akut Misterius
Ilustrasi Hepatitis Akut. (Elements Envato)

Suara.com - Hepatitis akut misterius tengah menjadi perbincangan masyarakat karena dunia termasuk Indonesia. Menurut organisasi kesehatan duni WHO, hepatitis akut umumnya menyerang anak usia 1 bulan hingga remaja berusia 16 tahun. Meski begitu, penyakit hepatitis akut misterius juga bisa menyerang orang dewasa.

Kabid Humas PP Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) dr. Milka Inkiriwang menjelaskan, hepatitis adalah keradangan atau infeksi yang terjadi pada hati atau liver.

"Hepatitis akut berat (misterius) berarti infeksi hati yang belum diketahui pasti penyebabnya termasuk mekanisme ataupun patofisiologinya . Penyebab pastinya bisa dikatakan masih hipotesis atau dalam investigasi," ujar dr. Milka dikutip dari siaran pers yang dibagikan Le Minerale, Selasa (24/05/2022).

Lebih lanjut, ia menyebut setidaknya ada empat langkah yang perlu masyarakat ketahui terkait ancaman hepatitis akut, sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Empat langkah itu adalah, pertama, waspada gejala awalnya seperti mual, muntah, diare, sakit perut, hingga demam ringan. Kedua, jika muncul gejala awal, usahakan jangan panik.

Ketiga, jangan menunggu gejala lanjutan muncul seperti mata dan kulit menguning agar tidak terlambat mendapatkan penanganan. Keempat atau terakhir, jika terjadi penurunan kesadaran, segera bawa ke rumah sakit dengan fasilitas ICU anak.

Lebih lanjut, dr. Milka juga menyoroti bagaimana penularan hepatitis akut bisa melalui saluran pernafasan dan saluran pencernaan. Karenanya, ia menekankan masyarakat harus menjalankan hidup bersih seperti mencuci tangan, makan makanan matang dan bersih, dan tidak bergantian alat makan dan minum.

"Virus rentan masuk melalui saluran pencernaan, masyarakat harus memerhatikan apa yang dikonsumsi. Pastikan semuanya dalam keadaan bersih. Termasuk jika membeli makanan dan minuman dalam kemasan, sebaiknya pilihlah kemasan yang bersih dan selalu baru."

"Masyarakat diharapkan jangan panik. Penting saat ini melakukan tindakan pencegahan dengan menjaga daya tahan tubuh, terapkan hidup sehat dan selalu pilih yang bersih," pungkas dr. Milka.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Adenovirus Penyebab Hepatitis Akut Misterius pada Anak di Indonesia

Bukan Adenovirus Penyebab Hepatitis Akut Misterius pada Anak di Indonesia

Lampung | Selasa, 24 Mei 2022 | 12:38 WIB

Kemenkes Masih Tunggu WHO Untuk Tahu Penyebab Hepatitis Akut Misterius Pada Anak

Kemenkes Masih Tunggu WHO Untuk Tahu Penyebab Hepatitis Akut Misterius Pada Anak

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 11:55 WIB

Duh, Ternyata Indonesia Belum Punya Alat Khusus Deteksi Hepatitis Akut Misterius

Duh, Ternyata Indonesia Belum Punya Alat Khusus Deteksi Hepatitis Akut Misterius

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 10:28 WIB

Terkini

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×