Duh, Ternyata Indonesia Belum Punya Alat Khusus Deteksi Hepatitis Akut Misterius

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 24 Mei 2022 | 10:28 WIB
Duh, Ternyata Indonesia Belum Punya Alat Khusus Deteksi Hepatitis Akut Misterius
Ilustrasi Hepatitis Akut. (Elements Envato)

Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan atau Wamenkes Dante Saksono Harbuwono akui jika Indonesia belum miliki alat khusus untuk mendeteksi hepatitis akut misterius.

Inilah sebabnya untuk kasus konfirmasi hepatitis akut misterius, pakar atau ahli hepatologi Indonesia menentukan dengan beberapa panel pemeriksaan khusus.

"Untuk kasus konfirmasi memang belum ditentukan panel apa yang sudah dilakukan. Tetapi kita tetap melakukan pemeriksaan panel pernapasan, panel gastrointestinal (memeriksa pencernaan) dan panel hepatitis yang kita periksa secara simultan untuk memberikan aspek diagnosis pada kasus ini," ujar Wamenkes Dante dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR-RI, Selasa (23/5/2022).

Perlu diketahui hepatitis akut misterius yang menyerang anak usia di bawah 16 tahun, penyebabnya belum diketahui setelah dilakukan pemeriksaan hepatitis A, hepatitis B, C, D dan E, hasilnya negatif tapi anak tersebut alami peradangan hati atau liver.

Ilustrasi Hepatitis. [Shutterstock]
Ilustrasi Hepatitis. [Shutterstock]

Hepatitis adalah penyakit peradangan hati atau liver. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh berbagai hal seperti infeksi virus, infeksi cacing hati, kebiasaan minum alkohol, obat-obatan hingga penyakit komorbiditas seperti autoimun.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dikatakan sebagai hepatitis akut karena pasien alami peradangan hati mendadak, dan proses kerusakan hati yang terjadi bisa sangat cepat bahkan beberapa anak di luar negeri harus jalani transplantasi liver.

"Sehingga kita sebut sebagai akut, mengenai apakah yang akut ini bisa ditolong atau tidak, tentu tergantung pada stadium dimana proses akut itu terjadi," papar Wamenkes Dante.

Meski begitu ia memastikan saat ini Kemenkes RI bekerjasama dengan organisasi kedokteran, sudah memberikan panduan klinis untuk tenaga kesehatan mengenali kasus hepatitis akut misterius, serta langkah perawatan yang harus dilakukan.

"Kita sudah memberi panduan klinis, panduan klinis itu sudah dipakai sehingga beberapa di antara mereka (yang terkonfirmasi) masih dalam masa perawatan," ungkapnya.

Sementara itu, ia mengungkap di Indonesia sudah terdeteksi 14 kasus hepatitis misterius akut, 4 orang meninggal dunia, dan 10 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif.

"Masih ada 10 orang yang dirawat dan mudah-mudahan bisa tertangani dengan baik di masa yang akan datang," tutupnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Kesehatan: Cacar Monyet Bukan Penyakit Kaum Gay, Bisakah Atasi Rabun Dekat dengan Kacamata?

Hits Kesehatan: Cacar Monyet Bukan Penyakit Kaum Gay, Bisakah Atasi Rabun Dekat dengan Kacamata?

Health | Senin, 23 Mei 2022 | 20:19 WIB

Andai Diperlukan, Wamenkes Dante Siap Bentuk Satgas Khusus Hepatitis Akut

Andai Diperlukan, Wamenkes Dante Siap Bentuk Satgas Khusus Hepatitis Akut

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 06:10 WIB

31 Negara Laporkan Hepatitis Akut, di Indonesia ada 14 Kasus Sejak Minggu Kemarin

31 Negara Laporkan Hepatitis Akut, di Indonesia ada 14 Kasus Sejak Minggu Kemarin

News | Senin, 23 Mei 2022 | 19:45 WIB

Terkini

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB