Wamenkes Dante Tegaskan Aturan Rokok Elektrik Sama dengan Rokok Konvensional

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 31 Mei 2022 | 15:36 WIB
Wamenkes Dante Tegaskan Aturan Rokok Elektrik Sama dengan Rokok Konvensional
Ilustrasi vape dan rokok

Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono menegaskan bahwa posisi aturan rokok elektrik atau vape, sejajar seperti rokok konvensional. Hal itu ia katakan saat menghadiri peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2022, di Kementerian Kesehatan, Selasa (31/5/2021).

Sehingga aturan yang ditetapkan pada rokok konvensional seperti hanya boleh 18 tahun ke atas, tidak boleh digunakan pada kawasan tanpa rokok, dan tidak boleh di beriklan di media konvensional di bawah pukul 9 malam, juga berlaku untuk rokok elektrik.

"Kita juga sedang batasi aturannya, sama seperti rokok konvensional, rokok elektrik itu kita tempatkan sejajar dengan aturan yang ada dalam rokok konvensional," ujar Wamenkes Dante saat konferensi pers.

Sementara itu, berdasarkan hasil penelitian terbaru yang dilakukan Global Adult Tobacco Survey atau GATS 2022, menemukan bahwa prevalensi pengguna tembakau dan prevalensi merokok di Indonesia yidak ada yang berubah signifikan selama 10 tahun terakhir.

Wamenkes Dante Saat Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2022, di Kementerian Kesehatan (Suara.com/ Dini Afrianti)
Wamenkes Dante Saat Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2022, di Kementerian Kesehatan (Suara.com/ Dini Afrianti)

Berdasarkan perbandingan prevalensi pengguna tembakau 2011 yang sebesar 36,1 persen, selama 10 tahun hingga 2021 pengguna hanya menurun ke angka 34,5 persen.

Temuan ini sama berlaku pada prevalensi merokok di 2011 di angka 34,8 persen dan di 2021 hanya di angka 33,5 persen.

Kondisi ini semakin diperparah, dengan meningkatnya prevalensi rokok elektronik yang naik sangat signifikan yaitu dari 0,3 persen di 2011 menjadi 3,0 persen di 2021.

Penelitian hasil kerjasama Kementerian Kesehatan RI, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Center for Disease Control and Prevention (CDC) ini dilakukan dengan cara membandingkan survei pengguna tembakau di 2011 dan 2021 di Indonesia.

Survei dilakukan dengan mewawancara sebanyak 8.305 orang di 2011, dibandingkan dengan wawancara terhadap 9.156 orang di 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Tanpa Temabakau Sedunia, Pakar Soroti Indonesia yang Belum Juga Ratifikasi FCTC

Hari Tanpa Temabakau Sedunia, Pakar Soroti Indonesia yang Belum Juga Ratifikasi FCTC

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 15:15 WIB

Indonesia Terima 50 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Hibah dari Negara Maju Hingga Akhir Tahun 2022

Indonesia Terima 50 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Hibah dari Negara Maju Hingga Akhir Tahun 2022

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 13:16 WIB

Pantau Kondisi Jamaah Risiko Tinggi, Kemenkes Luncurkan TeleJamaah

Pantau Kondisi Jamaah Risiko Tinggi, Kemenkes Luncurkan TeleJamaah

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 13:07 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB