Bahaya Komplikasi yang Bisa Terjadi Jika Mengabaikan Sakit Gigi Terlalu Lama

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 07 Juni 2022 | 16:00 WIB
Bahaya Komplikasi yang Bisa Terjadi Jika Mengabaikan Sakit Gigi Terlalu Lama
Ilustrasi gambar sakit gigi (freepik)

Suara.com - Kerusakan gigi apabila terus dibiarkan dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan komplikasi hingga ke organ lain di luar mulut. Kondisi itu terjadi lantaran bakteri di mulut bisa saja menyebar ke area lain dan menimbulkan penyakit baru.

Hal tersebut dikatakan oleh Dokter Gigi A Spesialis Prostodonsia - drg. Andy Wirahadikusumah, saat ditemui di Tooth & Co Dental Clinic, Jakarta, Senin (6/6/2022) kemarin.

"Misalkan penderita tidak mencari tindakan perawatan, tentunya infeksi akan makin luas. Karena kalau sudah sakit gigi, pasti sudah ada infeksi. Itu bisa akut, bisa kronis," katanya.

Rasa sakit yang timbul di gigi sebenarnya menjadi sinyal dari tubuh mengenai adanya infeksi. Ia mengingatkan, juka sudah terjadi kondisi seperti itu, mqka harus segera dilakukan pengobatan medis. 

"Bila tidak dilakukan perawatan, tentu infeksi bisa makin meluas. Yang mungkin tadinya hanya abses, bisa jangka panjang jadi kista."

"Kalau sudah kista, mungkin yang awalnya hanya satu gigi yang butuh diperawatan, tapi karena kista jadi menjalar ke gigi lain atau jaringan lain. Jadi lebih kompleks perawatannya," tuturnya.

Banyak penelitian telah membuktikan kalau masalah gigi dan mulut dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh, imbuh drg Andy. Bahkan masalah pada gigi juga bisa berdampak hingga ke jantung.

"Infeksi gigi itu bisa menjalar ke organ lain, salah satunya jantung. Karena pembuluh darah dalam tubuh saling  berkesinambungan. Sehingga bakteri di gigi bisa menjalar ke jantung," jelasnya.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari Kemenkes, penyebab masalah gigi dan mulut di Indonesia kebanyakan disebabkan karena gigi berlubang yang terlalu lama dibiarkan. 

baca juga

Ia mengatakan, apabila masalah gigi masih masib sederhana, sebenarnya perawatannya juga simpel dam tidak membutuhkan biaya banyak. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk selalu cek kesehatan gigi dan mulut secara rutin setiap enam bulan sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Ungkap Alasan Mengapa Sakit Gigi Bisa Sebabkan Migrain atau Sakit Kepala Sebelah

Dokter Ungkap Alasan Mengapa Sakit Gigi Bisa Sebabkan Migrain atau Sakit Kepala Sebelah

Health | Selasa, 07 Juni 2022 | 14:28 WIB

Antisipasi Penyebaran PMK, Pemkab Belitung Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Antisipasi Penyebaran PMK, Pemkab Belitung Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

News | Selasa, 07 Juni 2022 | 09:50 WIB

Masuk Zona Merah PMK, Pengusaha Hewan Ternak di Lampung Timur Mengeluh Kesulitan Pemasaran

Masuk Zona Merah PMK, Pengusaha Hewan Ternak di Lampung Timur Mengeluh Kesulitan Pemasaran

Lampung | Selasa, 07 Juni 2022 | 09:36 WIB

Terkini

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:45 WIB

×