Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Bella, Lilis Varwati

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB
Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?
Dwi Bagus Martono tersangka pembunuhan sadis dikeler Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim di tiga lokasi berbeda. [Rendra Bagus/beritajatim.com]
baca 10 detik
  • Warganet menyoroti status istri kedua korban pembunuhan di Madiun dengan menyudutkan korban.
  • Budhis Utami menyatakan status pernikahan korban tidak membenarkan tindakan kekerasan dan penghakiman masyarakat.
  • Budhis menilai pola pikir patriarkal membuat perempuan kerap disalahkan sementara laki-laki tidak disorot setara.

Suara.com - Kasus pembunuhan perempuan dan anaknya di Madiun, Jawa Timur, memunculkan respons di media sosial yang justru menyoroti status korban sebagai istri kedua. Alih-alih berfokus pada dugaan kekerasan yang merenggut nyawa keduanya, sebagian warganet malah menyudutkan korban dengan label pelakor atau perebut laki orang.

Direktur Institut Kapal Perempuan, Budhis Utami, menilai respons tersebut memperlihatkan bagaimana perempuan masih kerap menjadi sasaran penghakiman masyarakat, bahkan ketika menjadi korban kekerasan.

"Kalau melihat komen-komen ya, 'salah sendiri mau jadi istri kedua'. Tapi kalaupun istri kedua memangnya boleh dibunuh? Boleh dimaki-maki? Kan enggak juga," kata Budhis saat ditemui di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Menurut Budhis, status perkawinan korban seharusnya tidak menjadi pembenaran untuk merendahkan, memaki, apalagi melakukan kekerasan terhadap perempuan. Pilihan atau posisi seseorang dalam relasi personal tidak menghilangkan haknya untuk mendapatkan perlindungan.

Ia juga menilai respons masyarakat cenderung lebih keras menghakimi perempuan, sementara tindakan laki-laki dalam relasi yang bermasalah justru tidak mendapatkan sorotan yang setara.

Istri sah Dwi Bagus Martono menangis dan memeluk suaminya setelah prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Selasa (27/10/2026). [beritajatim.com]
Istri sah Dwi Bagus Martono menangis dan memeluk suaminya setelah prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Selasa (27/10/2026). [beritajatim.com]

Dalam kasus tersebut, Budhis menyoroti bagaimana laki-laki yang menjalin hubungan dengan perempuan lain ketika sudah terikat perkawinan justru tidak selalu dipandang sebagai pihak yang melakukan kesalahan.

"Padahal itu kalau dalam konteks ada perikatan dengan istri dan kemudian menikah lagi, itu sebenarnya kan pengkhianatan. Nah, karena masyarakat kita itu berpikirnya patriarki, sentralnya itu laki-laki, maka laki-laki itu sok benar," ujarnya.

Budhis melihat pola pikir patriarkal tersebut menempatkan laki-laki sebagai pusat dalam relasi, sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk memperlakukan perempuan sesuai kehendaknya.

"Artinya kan memberikan keleluasaan pada laki-laki itu untuk melakukan apa saja dan memperlakukan perempuan sesuai keinginannya. Jadi yang saya sebut tadi objektifikasi, dia harus mau kalau saya inginkan," kata dia.

baca juga

Menurut Budhis, persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan hanya melalui penindakan aparat penegak hukum atau penyediaan layanan perlindungan bagi korban kekerasan. Perubahan cara pandang masyarakat juga diperlukan agar perempuan tidak terus-menerus ditempatkan sebagai pihak yang disalahkan ketika mengalami kekerasan.

"Makanya selama cara pandang masyarakat masih seperti itu, tidak cukup dengan tindakan tegas aparat, tidak cukup perlindungan dari pemerintah, tidak cukup pelayanan kepada korban," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya edukasi publik untuk mengubah cara masyarakat memandang perempuan, terutama agar status, pilihan hidup, maupun relasi personal seseorang tidak dijadikan alasan untuk membenarkan perlakuan sewenang-wenang.

"Jadi makanya kita tetap menekankan edukasi untuk mengubah cara pandang masyarakat supaya tidak ada lagi yang menganggap perempuan itu boleh diperlakukan apa pun," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:38 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'

Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap

Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:37 WIB

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Terungkap Pemicu Dini Hardiyanti Dibunuh Suami Siri di Madiun: Cemburu Wanita Lain

Terungkap Pemicu Dini Hardiyanti Dibunuh Suami Siri di Madiun: Cemburu Wanita Lain

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar

Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Ketika Rumah Kehilangan Rasa Aman: Jangan Tutupi Kekerasan Demi Nama Baik Keluarga

Ketika Rumah Kehilangan Rasa Aman: Jangan Tutupi Kekerasan Demi Nama Baik Keluarga

Opini | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Terkini

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar

Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×