Dalam Kondisi Ekstrem, Cacar Monyet Bisa Sebabkan Radang Paru dan Buta

Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 08 Juni 2022 | 19:03 WIB
Dalam Kondisi Ekstrem, Cacar Monyet Bisa Sebabkan Radang Paru dan Buta
Monkeypox atau cacar monyet. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit cacar monyet yang disebabkan oleh virus monkeypox, bukan hanya menyebabkan lesi tetapi juga radang paru dan buta. Hal itu dikatakan oleh ahli Infeksi dan Penyakit Tropis Anak - dr. Irma Rezky Ratu, Sp.A(K).

"Lesi cacar monyet itu bisa muncul di area mata. Kalau itu terjadi, bisa sebabkan radang kornea hingga akhirnya kebutaan," papar dr. Irma saat berbicara dalam acar Live Instagram @idai_ig, kemarin (7/6/2022).

Tak hanya menyebabkan buta, cacar monyet juga bisa menyebabkan bopeng yang dikategorikan sebagai cacat permanen pada kulit serta kerusakan berupa radang paru.

"Selain itu, cacar monyet juga bisa menyebabkan infeksi bakteri sekunder, mukosa kulit terganggu. Bahkan, pada kasus tertentu cacar monyet juga menyebabkan radang paru," tambahnya.

Untuk itu ia mengimbau kepada semua masyarakat khususnya orangtua, agar membawa segera anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut jika menemukan ada perbedaan di kulit si anak.

Saat ini kabar terbaru, sudah ada 700 kasus konfirmasi cacar monyet di seluruh dunia, dan sebagian besar menyebar di negara Eropa, khususnya Inggris dan Spanyol.

Sedangkan di Indonesia, menurut Kementerian Kesehatan ada beberapa kriteria kasus probable cacar monyet, yakni sebagai berikut:

  • Orang yang suspek karena memiliki gejala cacar monyet, tapi ada tambahan kriteria lainnya.
  • Kriteria tambahan yakni memiliki hubungan epidemiologis seperti paparan tatap muka, termasuk petugas kesehatan tanpa APD kontak fisik langsung dengan kulit atau lesi kulit, termasuk kontak seksual.
  • Atau orang yang kontak dengan benda terkontaminasi seperti pakaian, tempat tidur atau peralatan pada kasus probable atau konfirmasi pada 21 hari sebelum timbulnya gejala.
  • Riwayat perjalanan ke negara endemis cacar monyet pada 21 hari sebelum timbulnya gejala.
  • Hasil uji serologis orthopoxvirus menunjukkan positif namun tidak mempunyai riwayat vaksinasi smallpox ataupun infeksi orthopoxvirus.
  • Dirawat di rumah sakit karena penyakitnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama-sama Sebabkan Demam dan Ruam, Ini Perbedaan Gejala Cacar Monyet dan Penyakit Serupa Lainnya

Sama-sama Sebabkan Demam dan Ruam, Ini Perbedaan Gejala Cacar Monyet dan Penyakit Serupa Lainnya

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 18:02 WIB

Kasus Cacar Monyet Capai Angka Seribu Lebih di 29 Negara, Paling Banyak di Mana?

Kasus Cacar Monyet Capai Angka Seribu Lebih di 29 Negara, Paling Banyak di Mana?

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 15:39 WIB

WHO Minta Semua Negara Laporkan Kasus Cacar Monyet Meski Masih Dugaan Sekalipun

WHO Minta Semua Negara Laporkan Kasus Cacar Monyet Meski Masih Dugaan Sekalipun

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 14:12 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB