Obat Terapi Hormonal Dosis Tinggi Punya Efek Samping Berbahaya, Apa Itu?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Rabu, 08 Juni 2022 | 20:22 WIB
Obat Terapi Hormonal Dosis Tinggi Punya Efek Samping Berbahaya, Apa Itu?
Ilustrasi terapi hormonal (Shutterstock)

Suara.com - Terapi hormonal disebut-sebut sebagai pengobatan paling efektif dan canggih untuk menyembuhkan kanker. Tapi, pengobatan kanker ini memiliki efek samping tersendiri.

Pada ahli kesehatan telah memperingatkan orang-orang untuk waspada terhadap terapi karena obat hormonal dosis tinggi dapat meningkatkan risiko meningioma, tumor otak jinak yang paling umum, terutama pada wanita.

Meningioma sebagian besar merupakan tumor otak non-kanker yang timbul di lapisan jaringan (meninges), yang mengelilingi dan melindungi otak serta sumsum tulang belakang.

Meskipun sebagian besar meningioma jinak, tumor ini dapat tumbuh perlahan hingga menjadi sangat besar, jika dibiarkan tidak diidentifikasi dan di beberapa lokasi organ, dapat sangat melumpuhkan dan menangancam jiwa.

Kelebihan Hormon Dapat Menyebabkan Tumor

Ilustrasi konsultasi kesehatan
Ilustrasi terapi hormonal (Shutterstock)

Menurut ahli, dilansir The Health Site, kemungkinan pembentukan meningioma meningkat ketika dosis obat hormon tinggi, dan terapi berkepanjangan.

Semakin tinggi dosis, dan semakin lama obat diminum, semakin besar risiko meningioma. Namun, risikonya berkurang secara signifikan setelah pengobatan dihentikan.

Ahli Bedah Saraf dan Bedah Tulang Belakang dari Aakash Healthcare, Nagesh Chandra, menyoroti hubungan antara pertumbuhan meningioma dan perawatan hormonal, terutama penggunaan obat cyproterone acetate (CPA) dosis tinggi dan berkepanjangan.

Cyproterone acetate adalah steroid yang digunakan dalam kombinasi etinil estradiol untuk mengobati wanita dengan jerawat parah.

baca juga

Tetapi dua penelitian terbaru, yang diterbitkan dalam jurnal peer-review Scientific Reports dan The BMJ menunjukkan bahwa penggunaan obat tersebut dalam dosis tinggi dapat meningkatkan risiko tumor otak hingga tujuh kali lipat.

Terjadinya meningioma telah berhubungan dengan penggunaan cyproterone acetate, terutama yang dosis 25 mg per hari ke atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Jerawat Biasa, Ternyata Benjolan Kecil di Payudara Wanita Ini Sel Kanker

Dikira Jerawat Biasa, Ternyata Benjolan Kecil di Payudara Wanita Ini Sel Kanker

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 17:42 WIB

Studi: Operasi Bariatrik pada Penderita Obesitas Mengurangi Risiko Kanker secara Signifikan

Studi: Operasi Bariatrik pada Penderita Obesitas Mengurangi Risiko Kanker secara Signifikan

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 16:03 WIB

Picu Berbagai Penyakit, Kepala BPOM: Regulasi Pelabelan Bahaya Galon BPA untuk Lindungi Masyarakat

Picu Berbagai Penyakit, Kepala BPOM: Regulasi Pelabelan Bahaya Galon BPA untuk Lindungi Masyarakat

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 14:30 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×