Apakah Anemia Bisa Sembuh? Kenali Dulu Penyebabnya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 09 Juni 2022 | 07:35 WIB
Apakah Anemia Bisa Sembuh? Kenali Dulu Penyebabnya
Ilustrasi gambar apakah anemia bisa sembuh. (freepik)

Suara.com - Anemia adalah gejala kesehatan yang paling sering muncul. Penyakit satu ini ditandai dengan kurangnya sel darah merah dalam tubuh. Jika seseorang mengidap anemia, umumnya ia akan mengalami pusing sesaat setelah berdiri, kulit wajah yang tampak pucat hingga kelelahan. Lantas, apakah anemia bisa sembuh?

Diketahui, faktor penyebab munculnya anemia sangat beragam. Hal ini tergantung dari jenis anemia yang diderita. Anemia juga bisa bersifat sementara atau jangka panjang dengan kadar ringan hingga berat. Namun perlu Anda ketahui, bahwa anemia adalah kondisi yang tergolong mudah disembuhkan.

Perawatan atau pengobatannya pun cukup beragam mulai dari konsumsi suplemen, makan-makanan sehat hingga menjalani prosedur medis di bawah anjuran dokter.

Untuk mengetahui apakah anemia bisa sembuh, maka Anda perlu mengenali penyebab anemia yang Anda derita. Nah untuk selengkapnya, berikut ini adalah ulasan perihal jenis anemia berdasarkan penyebab hingga cara mengatasinya.

1. Anemia Defisiensi Besi

Seperti namanya anemia jenis ini disebabkan oleh kurangnya kadar zat besi dalam tubuh. Cara yang dapat dilakulan agar sembuh dari anemia defisiensi besi adalah mengonsumsi suplemen zat besi dan mengonsumsi makanan tinggi zat besi.

Ilustrasi penderita anemia.[Freepik]
Ilustrasi penderita anemia.[Freepik]

2. Anemia Kekurangan Vitamin

Umumnya dokter akan menyarankan penderita anemia karena kekurangan vitamin untuk mengonsumsi suplemen makanan. Tak hanya itu jika Anda menderita anemia jenis ini maka Anda harus memperhatikan nutrisi dalam menu harian Anda.

3. Anemia akibat Penyakit Kronis

Ketika seseorang menderita penyakit kronis lazim akan diikuti dengan munculnya gejala anemia. Sehingga untuk anemia jenis ini maka tidak ada pengobatan khusus yang dapat dilakukan.

Namun jika gejalanya memburuk maka dokter akan mengambil langkah  transfusi darah atau suntikan hormon sintetis untuk membantu merangsang produksi sel darah merah.

4. Anemia Aplastik

Penderita anemia aplastik umumnya akan ditangani dengan cara transfusi darah guna meningkatkan kadar sel darah merah. Dalam beberapa kasus jika sumsum tulang sudah tidak mampu membuat sel-sel darah yang sehat maka pengidap memerlukan transplantasi sumsum tulang.

5. Anemia Sel Sabit

Ketika seseorang menderita anemia sel.sabit maka dokter akan melakukan berbagai jenis perawatan seperti pemberian oksigen, penghilang rasa sakit, cairan oral hingga intravena untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah komplikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pansitopenia adalah Kondisi Kelainan Darah, Simak Penyebab dan Gejalanya

Pansitopenia adalah Kondisi Kelainan Darah, Simak Penyebab dan Gejalanya

Health | Senin, 06 Juni 2022 | 07:38 WIB

5 Manfaat Kerang Hijau, Ekonomis, Kaya Nutrisi, dan Mudah Didapat

5 Manfaat Kerang Hijau, Ekonomis, Kaya Nutrisi, dan Mudah Didapat

Health | Minggu, 29 Mei 2022 | 21:32 WIB

5 Penyakit Mematikan yang Diawali Gejala Pusing, Jangan Disepelekan

5 Penyakit Mematikan yang Diawali Gejala Pusing, Jangan Disepelekan

Your Say | Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:19 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB